Lewati ke konten utama
Logo kantor

Kemenag Barito Selatan

Portal layanan digital terpadu

Baca berita

Breakfast Meeting Kemenag RI Bahas Manajemen Talenta, Kakankemenag Barsel Siapkan Tindak Lanjut

Nasional & Kebijakan 21 Jul 2026 3 menit baca 63
Breakfast Meeting Kemenag RI Bahas Manajemen Talenta, Kakankemenag Barsel Siapkan Tindak Lanjut
Foto utama: Breakfast Meeting Kemenag RI Bahas Manajemen Talenta, Kakankemenag Barsel Siapkan Tindak Lanjut
Dengar Berita Siap diputar

Buntok (Humas) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, H. Hairil Saleh Al Zainudin meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag Barito Selatan segera memperbarui Data Riwayat Hidup (DRH) Mandiri pada aplikasi SIASN secara lengkap dan akurat. Instruksi tersebut disampaikan usai mengikuti Breakfast Meeting Kementerian Agama RI yang digelar secara virtual, Selasa (21/7/2026).

Pertemuan yang dipimpin Menteri Agama RI Nasaruddin Umar bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI Kamaruddin Amin itu membahas percepatan implementasi Manajemen Talenta ASN, pembaruan DRH Mandiri, serta penguatan tata kelola sumber daya manusia sebagai fondasi transformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Agama.

Dikatakan, pembaruan data kepegawaian tidak boleh dipandang sebagai rutinitas administratif semata. Menurutnya, data yang lengkap, valid, dan mutakhir menjadi fondasi utama dalam sistem Manajemen Talenta karena akan menentukan proses pemetaan potensi, pengembangan kompetensi, hingga pembinaan karier setiap ASN.

"Manajemen talenta membutuhkan data pegawai yang valid dan mutakhir. Karena itu, setiap ASN harus memastikan Data Riwayat Hidup di SIASN sudah diperbarui beserta dokumen pendukungnya," tegas Hairil.

Ia menjelaskan, setiap informasi yang tercantum dalam DRH akan menjadi referensi resmi dalam proses pengelolaan sumber daya manusia. Apabila data belum diperbarui atau belum didukung dokumen yang sah, potensi dan kompetensi pegawai berisiko tidak terbaca secara optimal dalam sistem.

"Kalau datanya belum diperbarui, potensi yang dimiliki pegawai bisa saja tidak terbaca dalam sistem. Ini tentu merugikan pegawai sendiri ketika proses pemetaan talenta dilakukan," ujarnya.

Kakankemenag meminta seluruh ASN memahami arah kebijakan tersebut sejak dini. Menurutnya, setiap pegawai harus terus meningkatkan kompetensi, menjaga kualitas kinerja, serta memastikan seluruh riwayat pendidikan, pelatihan, sertifikasi, penugasan, hingga penghargaan terdokumentasi secara lengkap dalam sistem kepegawaian.

"Setiap ASN perlu terus meningkatkan kompetensi, menjaga kinerja, serta melengkapi seluruh riwayat pendidikan, pelatihan, penugasan, maupun penghargaan agar terdokumentasi dengan baik," katanya.

Ia menambahkan, paradigma pengelolaan SDM kini telah berubah. Pengembangan karier ASN tidak lagi semata-mata mempertimbangkan masa kerja, tetapi juga didasarkan pada rekam jejak, kompetensi, kinerja, dan potensi yang dimiliki setiap pegawai.

"Yang dibangun bukan hanya administrasinya, tetapi juga kesiapan SDM agar mampu memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat," tambahnya.

Hasil Breakfast Meeting akan segera ditindaklanjuti melalui percepatan pembaruan data kepegawaian, peningkatan kompetensi pegawai, serta penguatan budaya kerja berbasis kinerja dan potensi guna mewujudkan layanan publik yang semakin profesional, adaptif, dan berkualitas.

Icon Portal Kemenag

Akses lebih cepat

Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP

Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.

Berita lainnya

Redaksi

Informasi pengelola publikasi.

Bagikan

Sebarkan berita ini ke kanal pilihan.

Rating pembaca

0 rating masuk.

0.0

0 rating masuk

Reaksi Cepat

Apa kesan Anda?

Sekali klik

Komentar Pembaca

Tanggapan berita

0

Belum ada komentar yang tampil.

Tinggalkan Tanggapan

Komentar dan rating

Rating

Ringkasan

Info cepat berita.

Tanggal
21 Jul 2026
Kategori
Nasional & Kebijakan
Durasi
3 menit
Unduh PDF

Publikasi

Kirim bahan berita kegiatan Anda

Pegawai dan unit kerja dapat mengirim bahan kegiatan untuk diproses Tim Humas.

Kirim berita


Terima kasih, bahan berita diterima.