Lewati ke konten utama
Logo kantor

Kemenag Barito Selatan

Portal layanan digital terpadu

Baca berita

317 ASN Kemenag Barsel Ikuti Penguatan Interkoneksi SIMPEG dan AGW Secara Daring

ASN & Reformasi 20 Jul 2026 2 menit baca 77
317 ASN Kemenag Barsel Ikuti Penguatan Interkoneksi SIMPEG dan AGW Secara Daring
Foto utama: 317 ASN Kemenag Barsel Ikuti Penguatan Interkoneksi SIMPEG dan AGW Secara Daring
Dengar Berita Siap diputar

Buntok (Humas) Sebanyak 317 pegawai Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan mengikuti Zoom Meeting Penguatan Teknis Interkoneksi Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG) dan Aplikasi Gaji Web (AGW), Senin (20/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal menyamakan pemahaman ASN sebelum integrasi sistem kepegawaian diberlakukan.

Implementasi interkoneksi SIMPEG dan AGW menjadi fokus utama dalam kegiatan tersebut. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan meminta seluruh pegawai memastikan data kepegawaiannya telah lengkap dan sesuai kondisi terbaru.

"Keberhasilan interkoneksi sangat bergantung pada kualitas data. Karena itu setiap ASN wajib memastikan data kepegawaiannya lengkap, valid, dan selalu diperbarui," ujarnya.

Integrasi kedua sistem dinilai akan mempercepat proses administrasi sekaligus mengurangi potensi perbedaan data antar aplikasi yang selama ini masih terjadi.

"Kalau data sudah benar sejak awal, proses sinkronisasi akan berjalan lebih cepat, lebih akurat, dan memudahkan pengelolaan administrasi kepegawaian," katanya.

Selain pembahasan interkoneksi, peserta juga dikenalkan dengan website resmi Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan sebagai pusat layanan digital internal yang dapat diakses seluruh pegawai.

"Website ini bukan sekadar media informasi, tetapi menjadi pusat layanan digital yang mendukung pekerjaan ASN sehari-hari," jelasnya.

Pada sesi teknis, Fungsi SDM Muhammad Bukhari Muslim Mahridi memaparkan mekanisme pengelolaan data pada SIMPEG 5, tahapan implementasi interkoneksi dengan AGW, hingga langkah yang harus dilakukan setiap pegawai selama proses integrasi berlangsung.

"Setiap pegawai memiliki peran dalam menjaga kualitas data. Semakin baik data yang dimiliki, semakin lancar proses integrasi sistem nantinya," kata Bukhari.

Peserta juga memperoleh panduan penggunaan berbagai layanan digital yang tersedia pada website kantor, mulai dari e-LKH ASN, absensi digital, agenda kegiatan, hingga layanan kehumasan yang mendukung aktivitas kedinasan.

"Seluruh fitur ini disiapkan agar layanan internal semakin mudah diakses, efisien, dan terintegrasi dalam satu platform," ujarnya.

Zoom meeting ini diikuti Kasubbag Tata Usaha, para Kepala Seksi, Penyelenggara Zakat dan Wakaf, Penyuluh Agama Hindu, Pengawas Madrasah dan Pendidikan Agama, Kepala KUA, Kepala Madrasah Negeri, Kaur Tata Usaha, hingga seluruh ASN di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan.

Setelah penguatan teknis ini, setiap satuan kerja diminta segera melakukan pembaruan data dan penyesuaian administrasi sebagai tahapan lanjutan sebelum interkoneksi SIMPEG dan Aplikasi Gaji Web diterapkan secara penuh.

Icon Portal Kemenag

Akses lebih cepat

Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP

Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.

Berita lainnya

Redaksi

Informasi pengelola publikasi.

Abdul Wahid, S.Pd.I

Editor

Abdul Wahid, S.Pd.I

Penata Layanan Operasional

M

Narahubung

Muhammad Bukhari Muslim Mahridi, S.E

Sub Bagian Tata Usaha

Bagikan

Sebarkan berita ini ke kanal pilihan.

Rating pembaca

0 rating masuk.

0.0

0 rating masuk

Reaksi Cepat

Apa kesan Anda?

Sekali klik

Komentar Pembaca

Tanggapan berita

0

Belum ada komentar yang tampil.

Tinggalkan Tanggapan

Masuk akun dulu

Komentar dan rating dibatasi bagi pembaca yang sudah masuk akun.

Masuk

Ringkasan

Info cepat berita.

Tanggal
20 Jul 2026
Kategori
ASN & Reformasi
Durasi
2 menit

Publikasi

Kirim bahan berita kegiatan Anda

Pegawai dan unit kerja dapat mengirim bahan kegiatan untuk diproses Tim Humas.

Kirim berita


Terima kasih, bahan berita diterima.