Lewati ke konten utama
Logo kantor

Kemenag Barito Selatan

Portal layanan digital terpadu

Baca berita

Sharing Session KPPN Buntok, Tim Pokja Kemenag Barsel Gali Kunci Penguatan Menuju Zona Integritas

Kolaborasi & Sinergi 28 Agt 2026 3 menit baca 127
Sharing Session KPPN Buntok, Tim Pokja Kemenag Barsel Gali Kunci Penguatan Menuju Zona Integritas
Foto utama: Sharing Session KPPN Buntok, Tim Pokja Kemenag Barsel Gali Kunci Penguatan Menuju Zona Integritas
Dengar Berita Siap diputar

Buntok (Humas) Tim Pokja Pembangunan Zona Integritas (PMPZI) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan menyerap pengalaman KPPN Buntok dalam membangun Zona Integritas (ZI). Pembelajaran tersebut diperoleh melalui Sharing Session dalam rangka Island of Integrity KPPN Buntok.

Kegiatan ini menjadi ruang bagi Tim Pokja Kemenag Barsel untuk mempelajari praktik pembangunan ZI, termasuk penguatan komitmen, strategi menuju WBK-WBBM, hingga teknis pelaksanaan enam area perubahan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, H. Hairil Saleh meminta seluruh anggota Tim Pokja memanfaatkan kegiatan tersebut untuk menyerap ilmu dan pengalaman yang telah diterapkan KPPN Buntok.

“Serap ilmu dan pengalaman yang disampaikan. Apa yang sudah dilakukan KPPN, kita pelajari dan kita lihat mana yang bisa diterapkan di Kemenag Barsel,” ujar H. Hairil Saleh.

Menurutnya, pengalaman KPPN Buntok yang telah meraih predikat WBK menjadi bahan pembelajaran bagi Tim Pokja dalam memperkuat pembangunan ZI di Kemenag Barsel.

“Jangan hanya selesai di sharing session. Setelah ini harus ada yang dibawa pulang, dipelajari, kemudian diterapkan sesuai kebutuhan kita,” katanya.

Kepala KPPN Buntok, Bambang Sri Prastyono, membagikan tips dan trik menuju WBK dan WBBM. KPPN Buntok sendiri telah meraih predikat WBK sejak enam tahun lalu.

Ia menyampaikan, konsistensi menjadi bagian penting dalam mempertahankan perubahan dan meningkatkan kualitas layanan.

“Menuju WBK dan WBBM itu bukan pekerjaan menjelang penilaian. Harus konsisten dan terus diperbaiki,” kata Bambang.

Ia juga mengingatkan agar inovasi yang dibuat tidak hanya untuk memenuhi indikator, tetapi memberikan manfaat bagi pengguna layanan.

“Jangan sampai inovasi hanya bagus di atas kertas. Lihat manfaatnya dan pastikan masyarakat merasakan perubahan,” ujarnya.

Selanjutnya, Kepala Seksi Manajemen Satker dan Kepatuhan Internal (MSKI) KPPN Buntok, Seni Sumarno, membahas secara teknis pelaksanaan enam pokja pembangunan ZI.

Ia menjelaskan peran masing-masing pokja, penyusunan eviden, hingga keterkaitan antara program, proses perubahan, dan hasil yang dicapai.

“Enam pokja ini harus saling terhubung. Masing-masing punya peran dan harus mendukung tujuan pembangunan Zona Integritas,” jelas Seni.

Ia juga mengingatkan agar eviden tidak sekadar menjadi kumpulan dokumen, tetapi mampu menunjukkan perubahan yang benar-benar dilakukan.

“Pastikan ada proses, ada perubahan, dan ada hasil yang bisa dibuktikan,” tambahnya.

Pembelajaran dari KPPN Buntok selanjutnya ditindaklanjuti Kemenag Barsel sesuai kebutuhan, dengan Kasubbag TU Ismiradi bersama seluruh Tim Pokja PMPZI mendorong penguatan integritas, perbaikan tata kelola, dan peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.

Icon Portal Kemenag

Akses lebih cepat

Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP

Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.

Berita lainnya

Bagikan

Sebarkan berita ini ke kanal pilihan.

Rating pembaca

0 rating masuk.

0.0

0 rating masuk

Reaksi Cepat

Apa kesan Anda?

Sekali klik

Komentar Pembaca

Tanggapan berita

0

Belum ada komentar yang tampil.

Tinggalkan Tanggapan

Komentar dan rating

Rating

Ringkasan

Info cepat berita.

Tanggal
28 Agt 2026
Kategori
Kolaborasi & Sinergi
Durasi
3 menit
Unduh PDF

Publikasi

Kirim bahan berita kegiatan Anda

Pegawai dan unit kerja dapat mengirim bahan kegiatan untuk diproses Tim Humas.

Kirim berita


Terima kasih, bahan berita diterima.