Buntok (Humas) – Peran perempuan dalam keluarga, gereja, dan kehidupan sosial menjadi salah satu fokus yang mengemuka dalam Pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) III Wanita Gereja Bethel Indonesia (WGBI) Daerah Barito di Hotel Permai Buntok, Rabu (24/6/2026).
Kegiatan yang diikuti pengurus WGBI, hamba Tuhan, dan tamu undangan tersebut turut dihadiri Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, Hesti Rayani, bersama jajaran staf.
Dalam sambutannya, Hesti Rayani mengapresiasi pelaksanaan Rakerda III WGBI Daerah Barito sebagai ruang bersama untuk mengevaluasi program, mempererat kebersamaan, serta merumuskan langkah pelayanan yang lebih terarah.
"Rakerda ini menjadi wadah yang baik untuk melihat kembali program-program yang telah berjalan sekaligus menyusun langkah strategis pelayanan ke depan agar semakin memberi manfaat bagi jemaat dan masyarakat," ujarnya.
Menurut Hesti, keberhasilan pelayanan gereja tidak terlepas dari kontribusi perempuan yang selama ini hadir dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari keluarga hingga pelayanan sosial kemasyarakatan.
"Wanita Kristen memiliki peran yang sangat penting dalam membangun keluarga yang kuat, mendukung pelayanan gereja, dan menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat," katanya.
Ia juga mengajak seluruh peserta Rakerda untuk terus menjaga semangat pelayanan dan memperkuat sinergi dengan berbagai pihak sehingga pelayanan yang dilakukan dapat menjawab kebutuhan umat secara lebih luas.
"Mari terus meningkatkan semangat melayani, menjaga persatuan, dan memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak demi kemajuan pelayanan dan kesejahteraan umat," lanjutnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Rakerda III WGBI Daerah Barito, Pdt. Kiweiti, menyampaikan bahwa forum tersebut menjadi sarana konsolidasi organisasi sekaligus penyusunan program kerja yang relevan dengan tantangan pelayanan saat ini.
"Rakerda ini menjadi kesempatan bagi seluruh pengurus untuk bersama-sama mengevaluasi program yang telah berjalan dan merancang program pelayanan yang lebih efektif serta berdampak bagi jemaat," ujarnya.
Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat menghasilkan keputusan-keputusan yang mampu memperkuat pelayanan WGBI di wilayah Barito serta mempererat kebersamaan antaranggota.
"Kami berharap melalui Rakerda ini lahir gagasan dan program yang dapat dijalankan bersama demi mendukung pelayanan gereja dan pemberdayaan perempuan Kristen," katanya.
Kegiatan pembukaan berlangsung khidmat diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Mars WGBI, Pengakuan Iman GBI, dan In Memoriam. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua Panitia, Ketua BPD GBI Barito, Ketua BPP WGBI, serta Kasi Bimas Kristen Kabupaten Barito Selatan.
Melalui forum kerja tahunan ini, WGBI Daerah Barito diharapkan mampu melahirkan program yang tidak hanya memperkuat organisasi, tetapi juga memberi kontribusi nyata bagi keluarga, gereja, dan masyarakat luas.