Buntok (Humas) – Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan mengajak warga binaan Rutan Kelas IIB Buntok membangun karakter melalui keteladanan tokoh-tokoh Alkitab. Kegiatan yang digelar Rabu (1/7) ini menjadi bagian dari implementasi Asta Protas Kementerian Agama RI, khususnya program Meningkatkan Kerukunan dan Cinta Kemanusiaan.
Penyuluh Agama Kristen Delita Wati Manullang menyampaikan materi bertema "Belajar Karakter dari Tokoh-Tokoh Alkitab". Ia mengajak warga binaan meneladani nilai-nilai iman yang ditunjukkan para tokoh Alkitab dalam menghadapi berbagai tantangan hidup.
"Kita belajar berdoa seperti Nehemia, taat seperti Daniel, memimpin seperti Musa, melayani seperti Marta, percaya seperti Maria, bertarung seperti Daud, mengajar seperti Paulus, membangun seperti Nuh, dan mengasihi seperti Tuhan Yesus Kristus," ujar Delita.
Menurut Delita, setiap tokoh Alkitab memiliki karakter yang terbentuk melalui proses bersama Tuhan. Hal yang sama juga dapat dialami oleh setiap warga binaan selama menjalani masa pembinaan.
"Setiap orang memiliki kesempatan untuk mengalami perubahan hidup, membangun karakter yang benar, dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke tengah keluarga maupun masyarakat," katanya.
Salah seorang warga binaan, A mengaku pendampingan rohani yang dilakukan secara rutin memberikan kekuatan selama menjalani masa pembinaan. Baginya, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk terus bertumbuh dalam iman dan menjaga semangat menjalani hari-hari di dalam rutan.
"Kami bersyukur karena selalu mendapat pendampingan. Iman kami semakin diteguhkan dan mental kami juga lebih kuat dalam menjalani masa binaan," ungkapnya.
Ia berharap kegiatan pembinaan keagamaan seperti ini terus dilaksanakan karena memberi harapan dan dorongan bagi warga binaan untuk memperbaiki diri.
"Kami merasa tidak sendiri. Firman Tuhan memberi kekuatan untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik," tuturnya.
Kegiatan diawali dengan pujian dan doa yang dipimpin Yemima Pisi. Suasana ibadah berlangsung khidmat dengan antusiasme warga binaan mengikuti setiap rangkaian penyuluhan.
Sebagai penutup, Perjamuan Kudus dipimpin Eko Wahyudi sebagai pengingat akan pengorbanan Tuhan Yesus Kristus sekaligus ajakan memperbarui iman, hidup dalam kasih, pengampunan, dan ketaatan kepada Tuhan.
Melalui penyuluhan keagamaan ini, Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan terus menghadirkan pembinaan yang memberi harapan bagi warga binaan untuk membangun karakter Kristiani, memperkuat mental, serta mempersiapkan diri kembali menjadi pribadi yang bermanfaat di tengah keluarga dan masyarakat.