Buntok (Humas) – Gerakan Penanaman Sejuta Pohon sebagai bagian dari Asta Protas Prioritas Kementerian Agama terus digerakkan di satuan pendidikan. Mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, Kasi Pendidikan Islam Zakirurahman membuka secara resmi kegiatan tersebut di MIN 1 Barito Selatan, Jumat (17/07/26).
Kegiatan ini turut dihadiri Pengawas Madrasah Hj. Nor Atikah, Kepala MIN 1 Barito Selatan H. Akhmad, serta Ketua Komite Muhammad Fauzan.
Mengawali sambutannya, Zakirurahman mengapresiasi gerak cepat seluruh jajaran MIN 1 Barito Selatan yang segera menindaklanjuti program prioritas Kementerian Agama melalui aksi nyata penanaman pohon di lingkungan madrasah.
"Terima kasih kepada seluruh jajaran pendidik dan staf MIN 1 Barito Selatan yang bergerak cepat melaksanakan Kegiatan Penanaman Sejuta Pohon dalam rangka menyukseskan Asta Protas Prioritas Kementerian Agama," ujarnya.
Ia berharap gerakan tersebut tidak berhenti pada kegiatan simbolis semata, tetapi menjadi kebiasaan yang terus dijaga oleh seluruh warga madrasah sehingga kepedulian terhadap lingkungan tumbuh dalam kehidupan sehari-hari.
"Semoga ini bukan hanya seremonial, tetapi menjadi gerakan yang berkelanjutan dan menumbuhkan kesadaran bahwa madrasah adalah tempat yang peduli dan mencintai lingkungan," katanya.
Ketua Komite MIN 1 Barito Selatan, Muhammad Fauzan, menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, gerakan menanam pohon akan memberi dampak lebih besar jika juga diterapkan oleh para orang tua di lingkungan keluarga.
"Program ini sangat baik dan kami dari komite tentu sangat mendukung. Semoga masyarakat, khususnya orang tua murid, juga dapat mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari," tuturnya.
Ia menilai keterlibatan keluarga menjadi bagian penting agar pendidikan tentang kepedulian lingkungan tidak hanya berlangsung di sekolah, tetapi juga berlanjut di rumah sehingga membentuk kebiasaan yang positif bagi anak-anak.
"Kalau madrasah dan keluarga berjalan bersama, kesadaran menjaga lingkungan akan tumbuh lebih kuat dan menjadi budaya yang baik bagi generasi mendatang," tambahnya.
Kegiatan penanaman pohon berlangsung dengan melibatkan unsur madrasah dan komite sebagai bentuk dukungan terhadap program Ekoteologi Kementerian Agama. Bibit ditanam di lingkungan MIN 1 Barito Selatan sebagai upaya menciptakan kawasan belajar yang lebih hijau, asri, dan nyaman.
Melalui gerakan ini, Kemenag Barito Selatan berharap kepedulian terhadap lingkungan tidak berhenti pada penanaman pohon semata, tetapi terus tumbuh menjadi budaya hidup yang diwariskan kepada peserta didik sebagai bagian dari karakter madrasah.