Buntok (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan melalui Seksi Pendidikan Islam (Pendis) terus mematangkan persiapan pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2026 tingkat Kabupaten Barito Selatan. Salah satu agenda penting yang dilakukan adalah menentukan titik lokasi (tilok) pelaksanaan seleksi yang dijadwalkan berlangsung pada 7–8 September 2026.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat intern strategis yang dipimpin Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Islam Kemenag Barito Selatan, Zakirurahman, bersama Operator dan Help Desk (HD) OMI Kabupaten Barito Selatan, Yusuf Ramadhani Habibie, Retno Srikandi, dan Yulia Fitriani. Selasa (2/9/2026).
Pembahasan difokuskan pada penentuan titik lokasi yang akan menjadi tempat pelaksanaan seleksi OMI tingkat Kabupaten Barito Selatan. Penentuan tilok menjadi salah satu tahapan krusial karena seleksi OMI tingkat kabupaten/kota dilaksanakan secara serentak pada 7–8 September 2026.
Selain itu, pelaksanaan seleksi berbasis komputer menuntut kesiapan infrastruktur digital, kestabilan jaringan internet, serta ketersediaan perangkat laboratorium komputer yang memadai pada madrasah yang ditunjuk sebagai lokasi pelaksanaan.
Dalam arahannya, Kasi Pendis Kemenag Barito Selatan, Zakirurahman, menekankan agar proses penentuan titik lokasi dilakukan secara cermat, objektif, dan berdasarkan kesiapan fasilitas yang tersedia.
“Penentuan titik lokasi harus benar-benar memperhatikan kesiapan sarana dan prasarana, terutama perangkat komputer dan jaringan internet. Kita ingin memastikan pelaksanaan seleksi berjalan lancar sehingga seluruh peserta dapat mengikuti kompetisi dengan nyaman dan maksimal,” ujarnya.
Menurutnya, kesiapan teknis merupakan bagian penting dalam menyukseskan pelaksanaan OMI, terlebih para peserta yang mengikuti seleksi merupakan siswa-siswi terbaik yang mewakili madrasah masing-masing.
Sementara itu, tim Operator dan HD OMI Kabupaten Barito Selatan melaporkan bahwa progres pendaftaran peserta hingga awal September 2026 berjalan dengan tertib melalui aplikasi pendataan resmi OMI Kementerian Agama.
Tercatat sebanyak 112 siswa dari jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA) telah terdaftar sebagai peserta OMI 2026 tingkat Kabupaten Barito Selatan.
Setelah titik lokasi resmi ditetapkan, tahapan selanjutnya adalah pelaksanaan uji coba atau simulasi sistem yang dijadwalkan pada 4–5 September 2026. Simulasi tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan server, jaringan, serta perangkat komputer sebelum seleksi berlangsung.
Kemenag Barsel berharap seluruh tahapan persiapan dapat berjalan sesuai jadwal sehingga pelaksanaan OMI 2026 tingkat Kabupaten Barito Selatan berlangsung lancar, tertib, dan mampu memberikan ruang bagi peserta didik madrasah untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Melalui pelaksanaan OMI, madrasah diharapkan semakin mampu mendorong budaya kompetisi yang sehat sekaligus mengembangkan potensi dan prestasi peserta didik di berbagai bidang.