Buntok (Humas) Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Barito Selatan menorehkan prestasi membanggakan. BWI Barito Selatan terpilih menjadi satu-satunya BWI di seluruh wilayah Kalimantan yang masuk dalam radar Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kementerian Agama (Kemenag) RI untuk pengajuan program Inkubasi Wakaf Produktif (IWP).
Kepastian tersebut didasarkan pada surat pemberitahuan resmi dari Ditjen Bimas Islam Kemenag RI bernomor B-465/Dt.III.IV/HM.01/07/2026 yang diterbitkan pada Selasa (28/7/2026).
Berdasarkan lampiran dokumen tersebut, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI, Waryono, menegaskan bahwa wilayah Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, melalui BWI Barito Selatan resmi menjadi salah satu nazhir (pengelola wakaf) usulan yang diprioritaskan dalam program IWP tahun ini.
Kabar baik yang diterima di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan pada Jumat (31/7/2026) ini langsung mendapat respons cepat dari Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Barito Selatan, H. Hairil Saleh Al Zainudin.
Meski sedang melaksanakan tugas dinas luar daerah, H. Hairil Saleh langsung menginstruksikan jajaran Penyelenggara Zakat dan Wakaf (PZW) untuk bergerak cepat menyusun langkah strategis.
"Mohon segera ditindaklanjuti karena Barito Selatan saat ini menjadi perhatian khusus dari Kemenag Pusat. Saya akan selalu memantau progresnya," tegas H. Hairil Saleh saat berkoordinasi dengan tim PZW.
Pilot Project Kebun Sawit di Tanah Wakaf
Masuknya BWI Barito Selatan ke dalam program nasional ini rencananya akan dioptimalkan melalui proyek percontohan (pilot project) pemanfaatan lahan wakaf untuk penanaman kelapa sawit. Langkah ini dinilai strategis mengingat potensi agrikultur di wilayah Kalimantan Tengah yang sangat mendukung.
Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Barito Selatan, H. Muhammad Sibawaihi, menyampaikan optimismenya terhadap program inkubasi tersebut. Menurutnya, pengelolaan tanah wakaf yang produktif akan membawa perubahan besar bagi kemandirian ekonomi masyarakat sekitar.
"Jika tanah wakaf ini berhasil diinkubasi, aset wakaf tersebut diproyeksikan mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi kesejahteraan umat, khususnya di wilayah Barito Selatan," ujar H. Muhammad Sibawaihi.
Dengan masuknya BWI Barito Selatan sebagai satu-satunya perwakilan di Kalimantan, diharapkan program Inkubasi Wakaf Produktif ini berjalan lancar dan mampu mengubah paradigma pengelolaan wakaf dari sekadar aset pasif menjadi kekuatan ekonomi riil yang memberdayakan masyarakat.
Masuk Radar Kemenag RI, BWI Barito Selatan Jadi Satu-satunya Wakaf Kalimantan untuk IWP
Akses lebih cepat
Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP
Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.
Redaksi
Informasi pengelola publikasi.
Rating pembaca
0 rating masuk.
0.0
0 rating masuk
Reaksi Cepat
Apa kesan Anda?
Komentar Pembaca
Tanggapan berita
Belum ada komentar yang tampil.
Berita lainnya
Publikasi terbaru yang bisa dibaca berikutnya.
Menag Suarakan Pendekatan Keagamaan untuk Jaga Lingkungan
25 Sep 2026
Kalimantan Timur Juara Umum MTQ Nasional 2026, Jakarta Tuan Rumah 2027
25 Sep 2026
Lindungi Anak di Ruang Digital, Kemenag Atur Penggunaan Gawai di Satuan Pendidikan Keagamaan
25 Sep 2026
Urai Masalah Aset Umat, BPN Cek Indikasi Tumpang Tindih Tanah Wakaf di Barsel
25 Sep 2026
Berita terkait
Bacaan yang masih satu konteks.
Urai Masalah Aset Umat, BPN Cek Indikasi Tumpang Tindih Tanah Wakaf di Barsel
Barito Selatan (Humas) - Status hukum lahan tempat warga beribadah dan menimba ilmu agama harus jelas. Hal ini membuat Tim Kemenag Barito Selatan (Barsel) turun langsung mengecek proses pembuatan sertipikat tanah waka...
KUA Dusun Hilir Dampingi Percepatan Legalitas Tanah Wakaf Masjid Darul Muttaqin
Buntok (Humas) – Legalitas tanah wakaf menjadi bagian penting untuk memastikan aset yang digunakan bagi kepentingan umat memiliki kepastian hukum. Karena itu, Kepala KUA Kecamatan Dusun Hilir Rahmadi mendorong penguru...
Tingkatkan Literasi Wakaf Uang, PZW Kemenag Barsel Ikuti Sosialisasi CWLS SWR007
Buntok (Humas) - Penyelenggara Zakat dan Wakaf (PZW) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, H. Muhammad Sibawaihi terus berupaya meningkatkan literasi dan kompetensi terkait pengelolaan wakaf produktif.
Publikasi
Kirim bahan berita kegiatan Anda
Pegawai dan unit kerja dapat mengirim bahan kegiatan untuk diproses Tim Humas.
Kirim berita
Masuk Radar Kemenag RI, BWI Barito Selatan Jadi Satu-satunya Wakaf Kalimantan untuk IWP
Masuk Radar Kemenag RI, BWI Barito Selatan Jadi Satu-satunya Wakaf Kalimantan untuk IWP
Buntok (Humas) Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Barito Selatan menorehkan prestasi membanggakan. BWI Barito Selatan terpilih menjadi satu-satunya BWI di seluruh wilayah Kalimantan yang masuk dalam radar Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kementerian Agama (Kemenag) RI untuk pengajuan program Inkubasi Wakaf Produktif (IWP).
Kepastian tersebut didasarkan pada surat pemberitahuan resmi dari Ditjen Bimas Islam Kemenag RI bernomor B-465/Dt.III.IV/HM.01/07/2026 yang diterbitkan pada Selasa (28/7/2026).
Berdasarkan lampiran dokumen tersebut, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI, Waryono, menegaskan bahwa wilayah Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, melalui BWI Barito Selatan resmi menjadi salah satu nazhir (pengelola wakaf) usulan yang diprioritaskan dalam program IWP tahun ini.
Kabar baik yang diterima di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan pada Jumat (31/7/2026) ini langsung mendapat respons cepat dari Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Barito Selatan, H. Hairil Saleh Al Zainudin.
Meski sedang melaksanakan tugas dinas luar daerah, H. Hairil Saleh langsung menginstruksikan jajaran Penyelenggara Zakat dan Wakaf (PZW) untuk bergerak cepat menyusun langkah strategis.
"Mohon segera ditindaklanjuti karena Barito Selatan saat ini menjadi perhatian khusus dari Kemenag Pusat. Saya akan selalu memantau progresnya," tegas H. Hairil Saleh saat berkoordinasi dengan tim PZW.
Pilot Project Kebun Sawit di Tanah Wakaf
Masuknya BWI Barito Selatan ke dalam program nasional ini rencananya akan dioptimalkan melalui proyek percontohan (pilot project) pemanfaatan lahan wakaf untuk penanaman kelapa sawit. Langkah ini dinilai strategis mengingat potensi agrikultur di wilayah Kalimantan Tengah yang sangat mendukung.
Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Barito Selatan, H. Muhammad Sibawaihi, menyampaikan optimismenya terhadap program inkubasi tersebut. Menurutnya, pengelolaan tanah wakaf yang produktif akan membawa perubahan besar bagi kemandirian ekonomi masyarakat sekitar.
"Jika tanah wakaf ini berhasil diinkubasi, aset wakaf tersebut diproyeksikan mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi kesejahteraan umat, khususnya di wilayah Barito Selatan," ujar H. Muhammad Sibawaihi.
Dengan masuknya BWI Barito Selatan sebagai satu-satunya perwakilan di Kalimantan, diharapkan program Inkubasi Wakaf Produktif ini berjalan lancar dan mampu mengubah paradigma pengelolaan wakaf dari sekadar aset pasif menjadi kekuatan ekonomi riil yang memberdayakan masyarakat.
Link Terkait
Bahan pendukung artikel
Dokumen, formulir, atau tautan unduhan yang disediakan Tim Humas.
Akses lebih cepat
Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP
Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.
Redaksi
Reaksi Cepat
Apa kesan Anda setelah membaca?
Komentar Pembaca
Tanggapan untuk berita ini
Berita Terkait
Baca kabar lainnya
25 Sep 2026
Urai Masalah Aset Umat, BPN Cek Indikasi Tumpang Tindih Tanah Wakaf di Barsel
Barito Selatan (Humas) - Status hukum lahan tempat warga beribadah dan menimba ilmu agama harus jelas. Hal ini membuat Tim Kemenag Barito Selatan (Barsel) turun langsung mengecek proses pembuatan sertipikat tanah waka...
25 Sep 2026
KUA Dusun Hilir Dampingi Percepatan Legalitas Tanah Wakaf Masjid Darul Muttaqin
Buntok (Humas) – Legalitas tanah wakaf menjadi bagian penting untuk memastikan aset yang digunakan bagi kepentingan umat memiliki kepastian hukum. Karena itu, Kepala KUA Kecamatan Dusun Hilir Rahmadi mendorong penguru...
24 Sep 2026
Tingkatkan Literasi Wakaf Uang, PZW Kemenag Barsel Ikuti Sosialisasi CWLS SWR007
Buntok (Humas) - Penyelenggara Zakat dan Wakaf (PZW) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, H. Muhammad Sibawaihi terus berupaya meningkatkan literasi dan kompetensi terkait pengelolaan wakaf produktif.