Buntok (Humas) Kecerdasan akademik memang penting. Namun bagi Ketua Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Madrasah Kabupaten Barito Selatan, Mahmudin, ada hal lain yang akan lebih menentukan masa depan seorang anak, yakni karakter dan akhlak.
Pesan itu disampaikan saat menghadiri Acara Perpisahan dan Pelepasan Gabungan Murid RA dan MI Darul Ulum Bangkuang Tahun Pelajaran 2025/2026, Kamis (18/6/2026).
Di hadapan para siswa dan orang tua, Ketua Pokjawas mengingatkan bahwa kelulusan bukan hanya soal menyelesaikan satu jenjang pendidikan, tetapi juga momentum untuk menyiapkan diri menghadapi tantangan berikutnya.
"Kelulusan bukan akhir dari perjalanan pendidikan. Teruslah belajar dan persiapkan diri untuk menghadapi jenjang berikutnya dengan sungguh-sungguh," kata Mahmudin.
Menurutnya, keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh nilai akademik yang diperoleh di sekolah. Karakter dan akhlak yang baik justru menjadi bekal penting saat memasuki kehidupan bermasyarakat.
"Ilmu pengetahuan harus berjalan seiring dengan akhlak yang baik agar kelak menjadi pribadi yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa," ujarnya.
Pesan serupa juga disampaikan Norhadiah yang hadir mewakili Kepala Seksi Pendidikan Islam. Ia menilai keberhasilan para siswa menyelesaikan pendidikan di tingkat RA dan MI tidak terlepas dari peran guru dan orang tua yang selama ini mendampingi proses belajar mereka.
"Keberhasilan peserta didik hari ini merupakan hasil kerja sama yang baik antara madrasah, guru, dan orang tua," katanya.
Norhadiah berpesan agar para lulusan tidak berhenti belajar setelah meninggalkan bangku madrasah. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga sikap dan menghormati orang tua serta guru.
"Jaga nama baik diri, keluarga, dan madrasah dengan terus belajar, berperilaku baik, serta menghormati orang tua dan guru," tuturnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pengawas Madrasah Nurdin dan Hj. Noor Atikah, sekaligus menjadi pengingat bahwa pendidikan sejatinya tidak berhenti saat seseorang dinyatakan lulus. Di tengah perubahan zaman yang semakin cepat, karakter, akhlak, dan semangat belajar menjadi bekal yang akan terus dibawa anak-anak dalam menata masa depannya.
Lepas Siswa RA-MI Darul Ulum, Ketua Pokjawas: Ada Bekal yang Lebih Penting dari Rapor
Akses lebih cepat
Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP
Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.
Redaksi
Informasi pengelola publikasi.
Rating pembaca
0 rating masuk.
0.0
0 rating masuk
Reaksi Cepat
Apa kesan Anda?
Komentar Pembaca
Tanggapan berita
Belum ada komentar yang tampil.
Ringkasan
Info cepat berita.
- Tanggal
- 18 Jun 2026
- Kategori
- Pendidikan Madrasah
- Durasi
- 2 menit
Berita lainnya
Publikasi terbaru yang bisa dibaca berikutnya.
Pelatihan Inklusif Tuntas, Ketua DWP Kemenag Barsel Evaluasi Hasil Pelatihan Pembelajaran
31 Okt 2026
Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, DWP Kemenag Barsel Libatkan 50 Guru dalam Pelatihan Inklusi
31 Okt 2026
Gerakkan Tubuh, Eratkan Kebersamaan: DWP Kemenag Barsel Rutin Senam Mingguan
31 Okt 2026
Pidato di Assisi, Gagasan Diplomasi Agama Menag Raih Didukung Pemimpin Agama Dunia
30 Okt 2026
Berita terkait
Bacaan yang masih satu konteks.
Persiapan Dimatangkan, Kepanitiaan Dibentuk: Kemenag Barsel Siapkan Peringatan HGN dan HUT PGRI ke-81
Buntok (Humas) Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan mulai mematangkan persiapan peringatan Hari Guru Nasional (HGN) dan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-81 Tahun 2026. Melalui r...
Tingkatkan Kompetensi Guru, Kasi Pendis Hadiri Coaching Clinic Uji Kompetensi Kenaikan Jenjang
Buntok (Humas) – Kesiapan administrasi dan pemahaman teknis menjadi bekal penting bagi guru madrasah yang akan mengikuti uji kompetensi kenaikan jenjang jabatan fungsional. Untuk memastikan proses tersebut berjalan la...
Kasi Pendis Kemenag Barsel Dalami SPI 2026, Perkuat Integritas Madrasah
Buntok (Humas) – Penguatan integritas di lingkungan pendidikan tidak cukup hanya melalui aturan, tetapi harus dibangun lewat tata kelola yang transparan dan pembentukan karakter sejak dini. Hal ini menjadi perhatian K...
Publikasi
Kirim bahan berita kegiatan Anda
Pegawai dan unit kerja dapat mengirim bahan kegiatan untuk diproses Tim Humas.
Kirim berita
Lepas Siswa RA-MI Darul Ulum, Ketua Pokjawas: Ada Bekal yang Lebih Penting dari Rapor
Lepas Siswa RA-MI Darul Ulum, Ketua Pokjawas: Ada Bekal yang Lebih Penting dari Rapor
Buntok (Humas) Kecerdasan akademik memang penting. Namun bagi Ketua Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Madrasah Kabupaten Barito Selatan, Mahmudin, ada hal lain yang akan lebih menentukan masa depan seorang anak, yakni karakter dan akhlak.
Pesan itu disampaikan saat menghadiri Acara Perpisahan dan Pelepasan Gabungan Murid RA dan MI Darul Ulum Bangkuang Tahun Pelajaran 2025/2026, Kamis (18/6/2026).
Di hadapan para siswa dan orang tua, Ketua Pokjawas mengingatkan bahwa kelulusan bukan hanya soal menyelesaikan satu jenjang pendidikan, tetapi juga momentum untuk menyiapkan diri menghadapi tantangan berikutnya.
"Kelulusan bukan akhir dari perjalanan pendidikan. Teruslah belajar dan persiapkan diri untuk menghadapi jenjang berikutnya dengan sungguh-sungguh," kata Mahmudin.
Menurutnya, keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh nilai akademik yang diperoleh di sekolah. Karakter dan akhlak yang baik justru menjadi bekal penting saat memasuki kehidupan bermasyarakat.
"Ilmu pengetahuan harus berjalan seiring dengan akhlak yang baik agar kelak menjadi pribadi yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa," ujarnya.
Pesan serupa juga disampaikan Norhadiah yang hadir mewakili Kepala Seksi Pendidikan Islam. Ia menilai keberhasilan para siswa menyelesaikan pendidikan di tingkat RA dan MI tidak terlepas dari peran guru dan orang tua yang selama ini mendampingi proses belajar mereka.
"Keberhasilan peserta didik hari ini merupakan hasil kerja sama yang baik antara madrasah, guru, dan orang tua," katanya.
Norhadiah berpesan agar para lulusan tidak berhenti belajar setelah meninggalkan bangku madrasah. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga sikap dan menghormati orang tua serta guru.
"Jaga nama baik diri, keluarga, dan madrasah dengan terus belajar, berperilaku baik, serta menghormati orang tua dan guru," tuturnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pengawas Madrasah Nurdin dan Hj. Noor Atikah, sekaligus menjadi pengingat bahwa pendidikan sejatinya tidak berhenti saat seseorang dinyatakan lulus. Di tengah perubahan zaman yang semakin cepat, karakter, akhlak, dan semangat belajar menjadi bekal yang akan terus dibawa anak-anak dalam menata masa depannya.
Akses lebih cepat
Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP
Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.
Redaksi
Reaksi Cepat
Apa kesan Anda setelah membaca?
Komentar Pembaca
Tanggapan untuk berita ini
Berita Terkait
Baca kabar lainnya
30 Okt 2026
Persiapan Dimatangkan, Kepanitiaan Dibentuk: Kemenag Barsel Siapkan Peringatan HGN dan HUT PGRI ke-81
Buntok (Humas) Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan mulai mematangkan persiapan peringatan Hari Guru Nasional (HGN) dan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-81 Tahun 2026. Melalui r...
29 Okt 2026
Tingkatkan Kompetensi Guru, Kasi Pendis Hadiri Coaching Clinic Uji Kompetensi Kenaikan Jenjang
Buntok (Humas) – Kesiapan administrasi dan pemahaman teknis menjadi bekal penting bagi guru madrasah yang akan mengikuti uji kompetensi kenaikan jenjang jabatan fungsional. Untuk memastikan proses tersebut berjalan la...
28 Okt 2026
Kasi Pendis Kemenag Barsel Dalami SPI 2026, Perkuat Integritas Madrasah
Buntok (Humas) – Penguatan integritas di lingkungan pendidikan tidak cukup hanya melalui aturan, tetapi harus dibangun lewat tata kelola yang transparan dan pembentukan karakter sejak dini. Hal ini menjadi perhatian K...