Buntok (Humas) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan menggelar Apel Pagi sekaligus Pencanangan Serentak Aktualisasi Ekoteologi, Senin (15/6/2026). Kegiatan ini dilaksanakan serentak di seluruh wilayah Kalimantan Tengah sebagai tindak lanjut gerakan Ekoteologi yang diinisiasi Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah.
Aktualisasi Ekoteologi dihadirkan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan komitmen nyata Kementerian Agama dalam menghadirkan dampak bagi lingkungan, masyarakat, bangsa, dan negara.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, H. Hairil Saleh Al Zainudin, mengajak seluruh ASN untuk menumbuhkan tiga semangat utama, yakni semangat bekerja, semangat belajar, dan semangat menjaga lingkungan.
"Bekerja adalah bentuk pengabdian dan ibadah. Setiap pekerjaan yang dilakukan dengan ikhlas dan profesional sesungguhnya turut membangun peradaban dan masa depan bangsa," ujar H. Hairil Saleh saat membacakan sambutan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah, H. M. Yusi Abdhian.
Kakankemenag juga mengingatkan pentingnya membangun budaya belajar di lingkungan Kementerian Agama. ASN, kepala madrasah, penghulu, dan penyuluh agama dituntut terus meningkatkan kompetensi agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis.
"Jangan pernah merasa cukup dengan pengetahuan yang dimiliki hari ini. Terus belajar, memperbaiki diri, dan beradaptasi dengan perubahan," ujarnya.
Pada aspek lingkungan, Kakankemenag menyampaikan bahwa menjaga kelestarian alam merupakan amanah keagamaan yang harus diwujudkan dalam tindakan sehari-hari. Menanam pohon, menghemat air dan energi, menjaga kebersihan, hingga mengurangi sampah menjadi bagian dari implementasi nilai-nilai agama.
"Manusia adalah khalifah di bumi yang memiliki amanah untuk memelihara dan merawat ciptaan Tuhan. Mencintai dan melestarikan alam sejatinya adalah perintah agama yang wajib dijalankan oleh umatnya," ucapnya.
Ia menambahkan, gerakan Ekoteologi harus hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui berbagai ruang pelayanan dan pembinaan keagamaan, mulai dari Kantor Urusan Agama, rumah ibadah, kegiatan penyuluhan, hingga proses pembelajaran di madrasah.
"Kita ingin melahirkan generasi yang memahami bahwa menjaga lingkungan adalah bagian utuh dari ibadah dan kepatuhan terhadap perintah Tuhan Yang Maha Kuasa," lanjutnya.
Usai apel, jajaran Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan melepas burung merpati sebagai penanda dimulainya gerakan Aktualisasi Ekoteologi. Kegiatan dilanjutkan dengan pembagian poster edukasi bertajuk "5 Langkah Mudah untuk Bumi yang Lestari" yang berisi ajakan menanam dan merawat pohon, menghemat energi dan air, menjaga kebersihan lingkungan, serta mengurangi dan mendaur ulang sampah.
Poster tersebut memuat pesan yang diusung Kakanwil Kemenag Kalimantan Tengah, H. M. Yusi Abdhian, yakni "Pelestarian alam adalah bagian utuh dari iman dan bentuk kepatuhan terhadap Sang Pencipta."
Gerakan ini melibatkan kepala KUA, penghulu, penyuluh agama, pengurus IPARI dan APRI, kepala madrasah, pengawas, serta ASN Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan.
Mereka dinilai menjadi garda terdepan dalam menyampaikan pesan Ekoteologi kepada masyarakat melalui pelayanan keagamaan, pendidikan, dan pembinaan umat.
Melalui gerakan ini, Kementerian Agama ingin memastikan isu pelestarian lingkungan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari budaya kerja, pendidikan, dan pembinaan keagamaan yang berkelanjutan.
Kesadaran Ditanamkan, Gerakan Bersama Diperkuat: Kakankemenag Barsel Canangkan Ekoteologi
Akses lebih cepat
Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP
Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.
Redaksi
Informasi pengelola publikasi.
Rating pembaca
0 rating masuk.
0.0
0 rating masuk
Reaksi Cepat
Apa kesan Anda?
Komentar Pembaca
Tanggapan berita
Belum ada komentar yang tampil.
Berita lainnya
Publikasi terbaru yang bisa dibaca berikutnya.
Menag Suarakan Pendekatan Keagamaan untuk Jaga Lingkungan
25 Sep 2026
Kalimantan Timur Juara Umum MTQ Nasional 2026, Jakarta Tuan Rumah 2027
25 Sep 2026
Lindungi Anak di Ruang Digital, Kemenag Atur Penggunaan Gawai di Satuan Pendidikan Keagamaan
25 Sep 2026
Urai Masalah Aset Umat, BPN Cek Indikasi Tumpang Tindih Tanah Wakaf di Barsel
25 Sep 2026
Berita terkait
Bacaan yang masih satu konteks.
Upacara Hari Jadi ke-67 Barito Selatan, Kemenag Dorong Kerukunan Jadi Kekuatan Daerah
Buntok (Humas) Hari Jadi ke-67 Kabupaten Barito Selatan tidak hanya menjadi penanda bertambahnya usia daerah. Pesan tentang kebersamaan ikut mengemuka dalam upacara yang digelar di Halaman Kantor Bupati Barito Selatan...
Kasi Pendis Zakirurahman: Ketelitian EDM dan BAP BOS Penentu Transparansi Dana Madrasah
BUNTOK — Pengelolaan anggaran dan mutu madrasah di Kabupaten Barito Selatan kini makin diperketat. Langkah ini diambil untuk memastikan penyaluran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tepat sasaran dan pengelolaan p...
Pegawai Kemenag Arifin Bin Jahrani Berpulang, Kakankemenag Barsel: Ini Kehilangan bagi Kami
Buntok (Humas) Kabar duka datang dari keluarga besar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan. Arifin bin Jahrani, Penata Layanan Operasional pada Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, berpulang dunia dan meningg...
Publikasi
Kirim bahan berita kegiatan Anda
Pegawai dan unit kerja dapat mengirim bahan kegiatan untuk diproses Tim Humas.
Kirim berita
Kesadaran Ditanamkan, Gerakan Bersama Diperkuat: Kakankemenag Barsel Canangkan Ekoteologi
Kesadaran Ditanamkan, Gerakan Bersama Diperkuat: Kakankemenag Barsel Canangkan Ekoteologi
Buntok (Humas) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan menggelar Apel Pagi sekaligus Pencanangan Serentak Aktualisasi Ekoteologi, Senin (15/6/2026). Kegiatan ini dilaksanakan serentak di seluruh wilayah Kalimantan Tengah sebagai tindak lanjut gerakan Ekoteologi yang diinisiasi Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah.
Aktualisasi Ekoteologi dihadirkan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan komitmen nyata Kementerian Agama dalam menghadirkan dampak bagi lingkungan, masyarakat, bangsa, dan negara.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, H. Hairil Saleh Al Zainudin, mengajak seluruh ASN untuk menumbuhkan tiga semangat utama, yakni semangat bekerja, semangat belajar, dan semangat menjaga lingkungan.
"Bekerja adalah bentuk pengabdian dan ibadah. Setiap pekerjaan yang dilakukan dengan ikhlas dan profesional sesungguhnya turut membangun peradaban dan masa depan bangsa," ujar H. Hairil Saleh saat membacakan sambutan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah, H. M. Yusi Abdhian.
Kakankemenag juga mengingatkan pentingnya membangun budaya belajar di lingkungan Kementerian Agama. ASN, kepala madrasah, penghulu, dan penyuluh agama dituntut terus meningkatkan kompetensi agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis.
"Jangan pernah merasa cukup dengan pengetahuan yang dimiliki hari ini. Terus belajar, memperbaiki diri, dan beradaptasi dengan perubahan," ujarnya.
Pada aspek lingkungan, Kakankemenag menyampaikan bahwa menjaga kelestarian alam merupakan amanah keagamaan yang harus diwujudkan dalam tindakan sehari-hari. Menanam pohon, menghemat air dan energi, menjaga kebersihan, hingga mengurangi sampah menjadi bagian dari implementasi nilai-nilai agama.
"Manusia adalah khalifah di bumi yang memiliki amanah untuk memelihara dan merawat ciptaan Tuhan. Mencintai dan melestarikan alam sejatinya adalah perintah agama yang wajib dijalankan oleh umatnya," ucapnya.
Ia menambahkan, gerakan Ekoteologi harus hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui berbagai ruang pelayanan dan pembinaan keagamaan, mulai dari Kantor Urusan Agama, rumah ibadah, kegiatan penyuluhan, hingga proses pembelajaran di madrasah.
"Kita ingin melahirkan generasi yang memahami bahwa menjaga lingkungan adalah bagian utuh dari ibadah dan kepatuhan terhadap perintah Tuhan Yang Maha Kuasa," lanjutnya.
Usai apel, jajaran Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan melepas burung merpati sebagai penanda dimulainya gerakan Aktualisasi Ekoteologi. Kegiatan dilanjutkan dengan pembagian poster edukasi bertajuk "5 Langkah Mudah untuk Bumi yang Lestari" yang berisi ajakan menanam dan merawat pohon, menghemat energi dan air, menjaga kebersihan lingkungan, serta mengurangi dan mendaur ulang sampah.
Poster tersebut memuat pesan yang diusung Kakanwil Kemenag Kalimantan Tengah, H. M. Yusi Abdhian, yakni "Pelestarian alam adalah bagian utuh dari iman dan bentuk kepatuhan terhadap Sang Pencipta."
Gerakan ini melibatkan kepala KUA, penghulu, penyuluh agama, pengurus IPARI dan APRI, kepala madrasah, pengawas, serta ASN Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan.
Mereka dinilai menjadi garda terdepan dalam menyampaikan pesan Ekoteologi kepada masyarakat melalui pelayanan keagamaan, pendidikan, dan pembinaan umat.
Melalui gerakan ini, Kementerian Agama ingin memastikan isu pelestarian lingkungan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari budaya kerja, pendidikan, dan pembinaan keagamaan yang berkelanjutan.
Akses lebih cepat
Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP
Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.
Reaksi Cepat
Apa kesan Anda setelah membaca?
Komentar Pembaca
Tanggapan untuk berita ini
Berita Terkait
Baca kabar lainnya
21 Sep 2026
Upacara Hari Jadi ke-67 Barito Selatan, Kemenag Dorong Kerukunan Jadi Kekuatan Daerah
Buntok (Humas) Hari Jadi ke-67 Kabupaten Barito Selatan tidak hanya menjadi penanda bertambahnya usia daerah. Pesan tentang kebersamaan ikut mengemuka dalam upacara yang digelar di Halaman Kantor Bupati Barito Selatan...
20 Sep 2026
Kasi Pendis Zakirurahman: Ketelitian EDM dan BAP BOS Penentu Transparansi Dana Madrasah
BUNTOK — Pengelolaan anggaran dan mutu madrasah di Kabupaten Barito Selatan kini makin diperketat. Langkah ini diambil untuk memastikan penyaluran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tepat sasaran dan pengelolaan p...
18 Sep 2026
Pegawai Kemenag Arifin Bin Jahrani Berpulang, Kakankemenag Barsel: Ini Kehilangan bagi Kami
Buntok (Humas) Kabar duka datang dari keluarga besar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan. Arifin bin Jahrani, Penata Layanan Operasional pada Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, berpulang dunia dan meningg...