Buntok (Humas) – Kasi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, H. Muhammad Irfan, mewakili Kepala Kantor Kemenag Barito Selatan menghadiri Gerakan Aksi Dukung Ibu Hamil yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Selatan di Aula Kantor Camat Dusun Selatan, Kamis (23/7/2026).
Kegiatan ini mengajak seluruh pihak memperkuat kepedulian terhadap kesehatan ibu hamil sebagai langkah awal melahirkan generasi yang sehat dan berkualitas.
H. Muhammad Irfan mengatakan, perhatian terhadap ibu hamil bukan hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi juga keluarga, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.
“Menjaga kesehatan ibu hamil berarti kita sedang menjaga masa depan anak-anak Indonesia. Kepedulian ini harus dimulai sejak masa kehamilan,” ujarnya.
Ia menilai nilai-nilai keagamaan juga mengajarkan pentingnya menjaga keselamatan ibu dan anak sebagai bagian dari ikhtiar mewujudkan keluarga yang sehat dan sejahtera.
“Kementerian Agama siap mendukung berbagai program yang bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak melalui edukasi maupun pelatihan kepada masyarakat,” katanya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Selatan, dr. Dadang Baskoro Nugroho, mengatakan Gerakan Aksi Dukung Ibu Hamil menjadi salah satu upaya meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan ibu selama masa kehamilan agar risiko komplikasi dapat ditekan sedini mungkin.
“Kehamilan yang sehat membutuhkan dukungan bersama. Pemeriksaan rutin, penyediaan gizi, dan pendampingan keluarga menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan ibu dan bayi,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan menjaga kesehatan ibu hamil tidak hanya bergantung pada layanan kesehatan, tetapi juga partisipasi aktif keluarga dan masyarakat.
“Kami berharap seluruh lapisan masyarakat ikut mengambil peran sehingga setiap ibu hamil mendapatkan perhatian, pendampingan, dan pelayanan kesehatan yang baik hingga proses persalinan,” tuturnya.
Kegiatan diikuti sektor sebagai bentuk dukungan terhadap upaya akselerasi peningkatan kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Barito Selatan.
Para peserta juga berkomitmen memperkuat kolaborasi sesuai tugas dan fungsi masing-masing dalam mendukung kesehatan ibu hamil serta menekan angka kematian ibu dan bayi.
Melalui kegiatan ini diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan ibu hamil semakin meningkat sehingga lahir generasi Barito Selatan yang sehat, kuat, dan siap menyambut masa depan.