Buntok (Humas) – Kekhawatiran bisa muncul di tengah pekerjaan dan pelayanan. Kasi Bimas Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, Hesti Rayani, mengajak jajaran Bimas Kristen untuk tidak membiarkan kekhawatiran menjadi beban, tetapi membawanya kepada Tuhan melalui doa dan ucapan syukur.
Pesan itu disampaikan Hesti saat ibadah Senin jajaran Bimas Kristen, Senin (5/10/2026). Ibadah mengangkat tema “Jangan Khawatir, Serahkan Semuanya kepada Tuhan” yang berlandaskan Filipi 4:6 (TB).
“Kekhawatiran merupakan bagian dari kehidupan manusia, termasuk ketika menghadapi berbagai tantangan dalam pekerjaan dan pelayanan. Namun, kekhawatiran tidak seharusnya menjadi beban yang terus kita pelihara, melainkan kita serahkan kepada Tuhan melalui doa, permohonan, dan ucapan syukur,” ujar Hesti.
Menurutnya, ibadah tidak hanya menjadi kegiatan rohani, tetapi juga menjadi ruang bagi jajaran untuk mendapatkan penguatan sebelum menjalankan tugas dan pelayanan.
“Ibadah ini menjadi penguatan bagi kita semua dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Kita diingatkan untuk tetap mengandalkan Tuhan dalam setiap pekerjaan dan pelayanan yang kita lakukan,” katanya.
Renungan firman Tuhan disampaikan Staf Bimas Kristen Agustina Perawati. Ia mengajak seluruh jajaran untuk tidak membiarkan rasa khawatir menguasai hati ketika menghadapi persoalan dalam pekerjaan maupun kehidupan sehari-hari.
“Firman Tuhan mengajarkan kita untuk tidak membiarkan kekhawatiran menguasai hati. Apa pun yang kita hadapi dalam pekerjaan maupun kehidupan, mari kita bawa dalam doa dan tetap mengucap syukur, karena kita percaya Tuhan selalu menyertai dan memberikan kekuatan,” tutur Agustina.
Ia juga mengingatkan bahwa menyerahkan persoalan kepada Tuhan bukan berarti mengabaikan tanggung jawab dalam pekerjaan. Doa justru menjadi pengingat agar setiap tugas tetap dijalankan dengan sungguh-sungguh.
“Ketika kita memulai pekerjaan dengan doa, kita diingatkan bahwa setiap tugas dan pelayanan harus disertai iman dan pengharapan kepada Tuhan. Jangan biarkan kekhawatiran menghalangi kita dalam bekerja. Serahkan setiap persoalan kepada Tuhan, tetapi tetap lakukan bagian kita dengan sungguh-sungguh, penuh tanggung jawab dan ucapan syukur,” ucapnya.
Ibadah dipimpin oleh Lina dan berlangsung dengan penuh kekhidmatan. Seluruh pegawai Bimas Kristen mengikuti rangkaian ibadah sebagai bagian dari pembinaan rohani sekaligus mengawali pelaksanaan tugas dan pelayanan dengan doa serta ucapan syukur kepada Tuhan.
Melalui pesan Filipi 4:6, jajaran Bimas Kristen diajak menjalani pekerjaan dengan hati yang lebih tenang, tanpa mengabaikan tanggung jawab terhadap tugas dan pelayanan yang telah dipercayakan.