Lewati ke konten utama
Logo kantor

Kemenag Barito Selatan

Portal layanan digital terpadu

Baca berita

Kasi Bimas Kristen: Jangan Biarkan Kekhawatiran Menguasai Hati

Umum 05 Okt 2026 2 menit baca 89
Kasi Bimas Kristen: Jangan Biarkan Kekhawatiran Menguasai Hati
Foto utama: Kasi Bimas Kristen: Jangan Biarkan Kekhawatiran Menguasai Hati
Dengar Berita Siap diputar

Buntok (Humas) – Kekhawatiran bisa muncul di tengah pekerjaan dan pelayanan. Kasi Bimas Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, Hesti Rayani, mengajak jajaran Bimas Kristen untuk tidak membiarkan kekhawatiran menjadi beban, tetapi membawanya kepada Tuhan melalui doa dan ucapan syukur. 

Pesan itu disampaikan Hesti saat ibadah Senin jajaran Bimas Kristen, Senin (5/10/2026). Ibadah mengangkat tema “Jangan Khawatir, Serahkan Semuanya kepada Tuhan” yang berlandaskan Filipi 4:6 (TB). 

“Kekhawatiran merupakan bagian dari kehidupan manusia, termasuk ketika menghadapi berbagai tantangan dalam pekerjaan dan pelayanan. Namun, kekhawatiran tidak seharusnya menjadi beban yang terus kita pelihara, melainkan kita serahkan kepada Tuhan melalui doa, permohonan, dan ucapan syukur,” ujar Hesti. 

Menurutnya, ibadah tidak hanya menjadi kegiatan rohani, tetapi juga menjadi ruang bagi jajaran untuk mendapatkan penguatan sebelum menjalankan tugas dan pelayanan. 

“Ibadah ini menjadi penguatan bagi kita semua dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Kita diingatkan untuk tetap mengandalkan Tuhan dalam setiap pekerjaan dan pelayanan yang kita lakukan,” katanya. 

Renungan firman Tuhan disampaikan Staf Bimas Kristen Agustina Perawati. Ia mengajak seluruh jajaran untuk tidak membiarkan rasa khawatir menguasai hati ketika menghadapi persoalan dalam pekerjaan maupun kehidupan sehari-hari. 

“Firman Tuhan mengajarkan kita untuk tidak membiarkan kekhawatiran menguasai hati. Apa pun yang kita hadapi dalam pekerjaan maupun kehidupan, mari kita bawa dalam doa dan tetap mengucap syukur, karena kita percaya Tuhan selalu menyertai dan memberikan kekuatan,” tutur Agustina. 

Ia juga mengingatkan bahwa menyerahkan persoalan kepada Tuhan bukan berarti mengabaikan tanggung jawab dalam pekerjaan. Doa justru menjadi pengingat agar setiap tugas tetap dijalankan dengan sungguh-sungguh. 

“Ketika kita memulai pekerjaan dengan doa, kita diingatkan bahwa setiap tugas dan pelayanan harus disertai iman dan pengharapan kepada Tuhan. Jangan biarkan kekhawatiran menghalangi kita dalam bekerja. Serahkan setiap persoalan kepada Tuhan, tetapi tetap lakukan bagian kita dengan sungguh-sungguh, penuh tanggung jawab dan ucapan syukur,” ucapnya. 

Ibadah dipimpin oleh Lina dan berlangsung dengan penuh kekhidmatan. Seluruh pegawai Bimas Kristen mengikuti rangkaian ibadah sebagai bagian dari pembinaan rohani sekaligus mengawali pelaksanaan tugas dan pelayanan dengan doa serta ucapan syukur kepada Tuhan. 

Melalui pesan Filipi 4:6, jajaran Bimas Kristen diajak menjalani pekerjaan dengan hati yang lebih tenang, tanpa mengabaikan tanggung jawab terhadap tugas dan pelayanan yang telah dipercayakan.

Icon Portal Kemenag

Akses lebih cepat

Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP

Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.

Berita lainnya

Bagikan

Sebarkan berita ini ke kanal pilihan.

Rating pembaca

0 rating masuk.

0.0

0 rating masuk

Reaksi Cepat

Apa kesan Anda?

Sekali klik

Komentar Pembaca

Tanggapan berita

0

Belum ada komentar yang tampil.

Tinggalkan Tanggapan

Komentar dan rating

Rating

Ringkasan

Info cepat berita.

Tanggal
05 Okt 2026
Kategori
Umum
Durasi
2 menit
Unduh PDF

Publikasi

Kirim bahan berita kegiatan Anda

Pegawai dan unit kerja dapat mengirim bahan kegiatan untuk diproses Tim Humas.

Kirim berita


Terima kasih, bahan berita diterima.