Buntok (Humas) – Cara seseorang memandang pekerjaan ikut menentukan bagaimana tanggung jawab itu dijalani. Tugas yang terasa berat bisa menjadi ruang untuk belajar dan bertumbuh ketika dijalankan dengan cara pandang yang benar.
Pesan tersebut disampaikan Kepala Seksi Bimas Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, Hesti Rayani, dalam ibadah rutin awal minggu Bimas Kristen, Senin (10/8/2026). Ibadah menjadi kegiatan pembuka sebelum jajaran Bimas Kristen menjalankan aktivitas pelayanan pada awal pekan.
Hesti mengatakan ibadah rutin setiap Senin bukan hanya berkaitan dengan kehidupan rohani, tetapi juga menjadi kesempatan untuk membangun kesiapan pegawai sebelum menjalankan pekerjaan dan pelayanan.
“Ibadah rutin mengawali kerja minggu pertama di hari Senin bukan sekadar kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun semangat, kekompakan, dan motivasi dalam menjalankan tugas,” ujar Hesti.
Ia juga mengajak jajaran Bimas Kristen melihat pekerjaan sebagai bagian dari pelayanan. Dengan cara pandang tersebut, tugas yang diberikan dapat dijalankan dengan sikap yang lebih positif dan sungguh-sungguh.
“Ketika kita memiliki cara pandang yang benar, setiap tugas yang diberikan dapat kita jalani dengan sukacita dan sungguh-sungguh sebagai bentuk pelayanan kepada Tuhan,” katanya.
Pesan tentang cara pandang terhadap pekerjaan kemudian diperkuat melalui renungan yang disampaikan Staf Bimas Kristen, Linda Yana. Renungan bertema “Cara Pandang Mengubah Beban Menjadi Berkat” tersebut menggunakan dasar firman Tuhan dari Kolose 3:23.
Linda menyampaikan ilustrasi tentang dua pemahat batu yang mengerjakan pekerjaan yang sama, tetapi memiliki cara pandang berbeda terhadap pekerjaan mereka. Perbedaan cara pandang itu membuat pekerjaan yang sama dapat dimaknai dengan cara yang berbeda pula.
“Cara seseorang memandang pekerjaan dan tanggung jawab akan menentukan bagaimana ia menjalaninya,” tutur Linda.
Dari ilustrasi tersebut, Linda mengajak peserta tidak hanya melihat pekerjaan dari sisi berat atau ringannya tugas. Menurutnya, tanggung jawab yang dijalani dengan cara pandang yang benar dapat menjadi kesempatan untuk belajar, bertumbuh, sekaligus memberi manfaat bagi orang lain.
“Dengan cara pandang yang benar, beban dapat menjadi kesempatan untuk belajar, bertumbuh, dan menjadi berkat,” ucapnya.
Pujian dalam ibadah dipimpin oleh Koriwati. Seluruh peserta diajak memuji dan memuliakan Tuhan sebelum memasuki aktivitas pelayanan.
Ibadah rutin awal minggu tersebut diikuti jajaran Bimas Kristen Kemenag Barsel. Melalui kegiatan ini, pegawai diajak membawa pesan dari Kolose 3:23 ke dalam pekerjaan sehari-hari, yakni melakukan setiap tugas dengan segenap hati seperti untuk Tuhan.
Dengan cara pandang yang tepat, pekerjaan tidak berhenti sebagai kewajiban yang harus diselesaikan. Tanggung jawab juga dapat menjadi jalan untuk bertumbuh, melayani, dan menjadi berkat bagi sesama.