Buntok (Humas) Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan mengikuti pembinaan dan ibadah bersama Penyuluh Agama Kristen se-Kalimantan Tengah yang digelar Bidang Bimas Kristen Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Tengah, Jumat (7/8/2026), secara daring melalui Zoom Meeting.
Kegiatan ini diikuti penyuluh agama Kristen, Penyelenggara Bimas Kristen kabupaten/kota, serta Ketua Tim Penyuluh Agama Kristen se-Kalimantan Tengah. Fokusnya bukan sekadar ibadah bersama, tetapi juga penguatan kualitas pembinaan, spiritualitas, dan sinergi kerja penyuluhan di 14 kabupaten/kota.
Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Kristen, Hesti Rayani, menyebut keikutsertaan penyuluh dari Barito Selatan menjadi bagian dari upaya menjaga ritme pembinaan dan kualitas pelayanan di daerah. Menurutnya, forum seperti ini penting untuk memastikan para penyuluh tidak berjalan sendiri-sendiri dalam menjalankan tugas lapangan.
“Pembinaan seperti ini penting untuk menjaga semangat pelayanan, memperkuat pemahaman tugas, dan menyamakan arah kerja penyuluh agar pelayanan kepada umat semakin efektif,” ujar Hesti Rayani.
Ia menilai, kebutuhan masyarakat yang terus berkembang menuntut penyuluh agama tetap adaptif, terukur, dan responsif terhadap persoalan riil di lapangan. Karena itu, hasil pembinaan tidak berhenti di forum daring, tetapi harus diterjemahkan menjadi langkah kerja yang lebih konkret di wilayah binaan masing-masing.
“Yang dibutuhkan sekarang bukan hanya kehadiran penyuluh, tetapi juga kualitas pendampingan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.
Dari tingkat provinsi, Kepala Bidang Bimas Kristen Kanwil Kemenag Kalimantan Tengah, Mimi, mengajak seluruh penyuluh memperkuat kapasitas sekaligus menjaga integritas pelayanan. Ia menyampaikan pembinaan ini dirancang untuk menambah daya dorong pelayanan para penyuluh di tengah tugas yang makin dinamis.
“Melalui kegiatan ini, saya berharap seluruh Penyuluh Agama Kristen semakin profesional, menjaga integritas, serta terus menghadirkan pelayanan yang membawa damai dan menjadi berkat bagi masyarakat,” ujar Mimi.
Usai pembinaan se-Kalimantan Tengah ini, penguatan profesionalisme, integritas layanan, dan tindak lanjut di wilayah binaan diproyeksikan menjadi pekerjaan rumah yang langsung dibawa pulang oleh para penyuluh.
Bagi Kemenag Barito Selatan, hasil forum ini menjadi bekal untuk menjaga pelayanan keagamaan tetap relevan, terarah, dan berdampak di tengah masyarakat.