Kunjungan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut hasil Sosialisasi Lomba Video Perlindungan Konsumen yang sebelumnya digelar Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah. Melalui kolaborasi ini, Kemenag Barito Selatan mulai mematangkan konsep produksi sekaligus menggali potensi dan ide kreatif dari masing-masing madrasah.
Dikatakan, keterlibatan tiga madrasah menjadi bagian penting dalam menghadirkan video yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mampu menyampaikan pesan edukasi kepada masyarakat.
"Kami ingin video ini lahir dari kolaborasi bersama madrasah. Banyak potensi dan kreativitas yang bisa digabungkan sehingga hasilnya lebih kuat, komunikatif, dan mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya perlindungan konsumen dalam transaksi daring," kata Ismiradi.
Ia menegaskan, proses produksi tidak akan dikerjakan secara terburu-buru. Tim akan menyusun konsep, menentukan alur cerita, memilih lokasi pengambilan gambar, hingga membagi peran setiap anggota agar video yang dihasilkan sesuai dengan pedoman lomba.
"Target kami bukan hanya menghasilkan video yang kompetitif, tetapi juga menghadirkan karya yang memiliki nilai edukasi dan manfaat bagi masyarakat luas," tegasnya.
Sementara itu, Tim Humas Kemenag Barito Selatan, Abdul Wahid, mengatakan koordinasi dengan tiga madrasah menjadi langkah awal untuk menyatukan gagasan sebelum memasuki tahap produksi.
"Kami datang untuk berdiskusi sekaligus menyerap ide-ide dari madrasah. Dengan kolaborasi ini, kami optimistis bisa menghadirkan video yang kreatif, komunikatif, dan memiliki pesan yang kuat tentang perlindungan konsumen," ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan madrasah juga menjadi ruang bagi guru dan peserta didik untuk berkontribusi dalam menghasilkan konten digital yang edukatif dan relevan dengan kehidupan masyarakat saat ini.
Melalui sinergi tersebut, Kemenag Barito Selatan berharap video yang diproduksi tidak hanya mampu bersaing dalam ajang tingkat provinsi, tetapi juga menjadi media edukasi yang efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih cermat, aman, dan terlindungi saat bertransaksi secara daring.