Lewati ke konten utama
Logo kantor

Kemenag Barito Selatan

Portal layanan digital terpadu

Baca berita

Data Madrasah Jadi Kunci BOS 2026, Kasi Pendis Ingatkan Ketelitian BAP EMIS

Barsel Hari Ini 01 Sep 2026 2 menit baca 50
Data Madrasah Jadi Kunci BOS 2026, Kasi Pendis Ingatkan Ketelitian BAP EMIS
Foto utama: Data Madrasah Jadi Kunci BOS 2026, Kasi Pendis Ingatkan Ketelitian BAP EMIS
Dengar Berita Siap diputar

Buntok (Humas) – Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Madrasah Tahun 2026 tidak hanya bergantung pada pengajuan anggaran. Ketepatan data siswa dan kelengkapan Berita Acara Pendataan (BAP) EMIS menjadi bagian penting yang menentukan kelancaran proses verifikasi hingga pencairan bantuan.

Hal itu menjadi perhatian Kasi Pendidikan Islam (Pendis) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, Zakirurahman, saat mengikuti Zoom Sosialisasi Pelaksanaan Berita Acara Pendataan (BAP) BOS pada Madrasah Tahun 2026 yang digelar Direktorat KSKK Madrasah, Senin (31/8/2026), dari Ruang Seksi Pendidikan Islam.

Zakirurahman mengikuti sosialisasi tersebut untuk memastikan informasi dan tahapan pendataan BOS yang disampaikan pemerintah pusat dapat dipahami dan ditindaklanjuti oleh madrasah di wilayah Barito Selatan.

“Data yang masuk harus benar-benar diperiksa sebelum BAP diselesaikan. Perbedaan data siswa dapat berpengaruh pada proses pengajuan dan pencairan BOS,” ujar Zakirurahman.

Menurutnya, BAP EMIS bukan sekadar dokumen administrasi. Data tersebut menjadi dasar dalam proses validasi untuk menentukan kuota bantuan operasional madrasah.

Karena itu, ia meminta madrasah tidak terburu-buru menyelesaikan tahapan BAP tanpa memastikan data pada akun lembaga sudah sesuai. Data siswa, jadwal mengajar, serta dokumen pendukung lainnya perlu diperiksa kembali sebelum dilakukan pra-cetak dan pengunggahan BAP.

“Madrasah perlu mencermati setiap data sebelum BAP dicetak dan diunggah. Lebih baik diperiksa sejak awal daripada persoalan baru muncul ketika berkas sudah masuk tahap verifikasi,” katanya.

Sosialisasi yang diselenggarakan Direktorat KSKK Madrasah tersebut diikuti perwakilan Kantor Wilayah Kemenag Provinsi, Kemenag Kabupaten/Kota, operator EMIS, serta pengelola BOS madrasah dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam pemaparan teknis, peserta mendapat penjelasan mengenai tahapan penyelesaian BAP EMIS, termasuk lini masa pra-cetak BAP pada akun lembaga. Madrasah, terutama madrasah swasta, diminta mengikuti setiap tahapan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Ketelitian pada tahap pendataan dinilai penting untuk menghindari selisih jumlah siswa maupun ketidaksesuaian dokumen yang dapat menghambat proses verifikasi berkas pencairan BOS melalui portal resmi.

Bagi madrasah, ketepatan data bukan hanya urusan administrasi. Data yang valid menjadi dasar agar dana BOS dapat disalurkan sesuai kebutuhan dan digunakan untuk mendukung kegiatan pembelajaran serta kebutuhan operasional satuan pendidikan.

Melalui sosialisasi tersebut, pengelola pendidikan di daerah dan madrasah diharapkan dapat segera memeriksa kembali data masing-masing sebelum menyelesaikan BAP BOS Tahun 2026.

Icon Portal Kemenag

Akses lebih cepat

Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP

Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.

Berita lainnya

Bagikan

Sebarkan berita ini ke kanal pilihan.

Rating pembaca

0 rating masuk.

0.0

0 rating masuk

Reaksi Cepat

Apa kesan Anda?

Sekali klik

Komentar Pembaca

Tanggapan berita

0

Belum ada komentar yang tampil.

Tinggalkan Tanggapan

Komentar dan rating

Rating

Ringkasan

Info cepat berita.

Tanggal
01 Sep 2026
Kategori
Barsel Hari Ini
Durasi
2 menit
Unduh PDF

Publikasi

Kirim bahan berita kegiatan Anda

Pegawai dan unit kerja dapat mengirim bahan kegiatan untuk diproses Tim Humas.

Kirim berita


Terima kasih, bahan berita diterima.