Bangkuang (Humas) Kepala Kantor Urusan Agama Karau Kuala, Fauzan Muttaqin, menyerahkan pamflet edukasi keagamaan tentang pentingnya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (KARHUTLA) sebagai bentuk dukungan terhadap upaya siaga bencana di wilayah Kecamatan Karau Kuala, Rabu (22/7/2026).
Pamflet tersebut diserahkan secara simbolis kepada Camat Karau Kuala, jajaran Koramil, dan Kapolsek Karau Kuala. Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi KUA bersama pemerintah kecamatan dan aparat keamanan dalam menguatkan kesadaran masyarakat untuk mencegah terjadinya KARHUTLA, tidak hanya dari aspek hukum dan lingkungan, tetapi juga melalui pendekatan nilai-nilai agama.
Kepala KUA Karau Kuala, Fauzan Muttaqin, menjelaskan bahwa menjaga kelestarian alam merupakan bagian dari amanah yang harus dijalankan setiap manusia. Menurutnya, ajaran agama mengajarkan agar umat tidak melakukan kerusakan di muka bumi, termasuk tindakan yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan.
"Melalui pamflet ini kami ingin mengajak masyarakat memahami bahwa menjaga hutan dan lingkungan adalah bagian dari tanggung jawab keagamaan. Mencegah KARHUTLA bukan hanya kewajiban pemerintah, tetapi juga merupakan ikhtiar bersama sebagai bentuk menjaga ciptaan Allah SWT demi keselamatan generasi sekarang dan yang akan datang," ujar Fauzan.
Pamflet yang dibagikan memuat pesan-pesan keagamaan, ajakan menjaga lingkungan agar masyarakat menghindari praktik pembakaran lahan yang dapat menimbulkan bencana, hingga kerusakan ekosistem.
Sementara itu, Camat Karau Kuala, Adriansyah. Menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada KUA Karau Kuala atas inisiatif memberikan dukungan melalui penyebaran pamflet edukasi berbasis keagamaan tersebut.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala KUA Karau Kuala atas inisiatif yang sangat positif ini." ujar Adriansyah
Menurutnya, pendekatan spiritual menjadi pelengkap yang sangat baik dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya KARHUTLA.
"Edukasi dari sisi keagamaan menjadi penguat bagi upaya pencegahan KARHUTLA karena mampu menyentuh kesadaran moral masyarakat." terusnya
Adriansyah juga menambahkan dengan kolaborasi ini semakin memperkuat komitmen bersama dalam menjaga wilayah Kecamatan Karau Kuala agar tetap aman dari bencana kebakaran hutan dan lahan.
Melalui kolaborasi lintas sektor ini, KUA Karau Kuala berharap semangat menjaga lingkungan dapat menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan tokoh agama diharapkan mampu membangun budaya pencegahan sehingga risiko kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Karau Kuala dapat diminimalkan secara berkelanjutan.