Jenamas (Humas) Kabut asap dengan jarak pandang terbatas tak menghalangi Kepala KUA Kecamatan Jenamas, H. Saleh, menuju Rangga Ilung. Ia menyusuri Sungai Barito untuk memberikan pelayanan pernikahan kepada warga.
Perjalanan dilakukan menggunakan transportasi sungai. Kondisi asap yang cukup tebal membuat jarak pandang terbatas sehingga perjalanan harus dilakukan dengan hati-hati.
“Asap cukup mengganggu jarak pandang, jadi perjalanan harus lebih hati-hati. Tapi pelayanan kepada masyarakat tetap kami upayakan,” ujar H. Saleh.
Sesampainya di Rangga Ilung, pelayanan pernikahan tetap dilaksanakan, termasuk proses pencatatan dan administrasi yang diperlukan warga.
“Tidak semua masyarakat mudah datang ke kantor KUA karena kondisi wilayah dan akses. Karena itu, ketika pelayanan harus dilakukan di lokasi, kami berupaya datang langsung,” katanya.
Bagi wilayah Jenamas, jalur sungai masih menjadi bagian penting dari akses masyarakat. Kondisi geografis tersebut membuat pelayanan publik harus menyesuaikan keadaan di lapangan.
“Pelayanan harus menyesuaikan kondisi wilayah. Yang penting masyarakat tetap mendapatkan layanan dan pelaksanaannya berjalan dengan aman,” tutur Saleh.
Perjalanan ke Rangga Ilung di tengah kabut asap menjadi gambaran tantangan pelayanan di wilayah sungai. Jarak dan kondisi akses tidak menghapus kebutuhan warga untuk mendapatkan pelayanan administrasi, termasuk urusan pernikahan.