Buntok (Humas) – Suasana khidmat terasa di Mushalla Al-Barokah MTsN Barito Selatan saat para siswa, guru, dan tamu undangan mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Sabtu (12/9/2026).
Di tengah rangkaian shalawat dan penyampaian hikmah Maulid, siswa diajak melihat kembali keteladanan Rasulullah sebagai pedoman dalam membentuk akhlak dan perilaku sehari-hari.
Ajakan itu disampaikan Ustadz Arif Hidayat saat menyampaikan hikmah Maulid dengan tema “Meneladani Akhlak Nabi, dalam Jiwa Pelajar Muslim Sejati.” Ia mengingatkan bahwa kecintaan kepada Rasulullah perlu terlihat dalam sikap, bukan hanya melalui peringatan setiap tahun.
“Peringatan Maulid bukan sekadar seremonial, melainkan untuk menghidupkan kembali semangat dan akhlak mulia Nabi Muhammad SAW di tengah kehidupan pelajar,” ujar Arif.
Menurutnya, menjadi pelajar muslim sejati berarti berusaha mengikuti akhlak Rasulullah dalam kehidupan nyata. Sikap jujur, santun, menghormati orang lain, menjaga perkataan, dan bertanggung jawab merupakan bagian dari keteladanan yang dapat diterapkan siswa dalam keseharian.
“Sebagai pelajar muslim sejati, kita dituntut meneladani akhlak beliau. Itulah cerminan iman yang nyata,” lanjutnya.
Pesan tentang keteladanan tersebut juga mendapat perhatian Kepala MTsN Barito Selatan, H. Ahmad Fahmie. Ia mengajak seluruh siswa tidak berhenti pada pemahaman tentang sejarah dan sifat Rasulullah, tetapi membawa nilai tersebut ke dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga setelah acara ini, kita semua dapat mengambil hikmah dan mengaplikasikan keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam bermedia sosial,” ucap Ahmad Fahmie.
Ia mengingatkan bahwa media sosial telah menjadi bagian dari keseharian pelajar. Karena itu, akhlak juga perlu hadir ketika siswa membuat unggahan, menulis komentar, membagikan informasi, maupun berkomunikasi dengan orang lain di ruang digital.
Bagi Ahmad Fahmie, cara siswa menggunakan media sosial dapat menjadi salah satu cerminan karakter. Pelajar perlu membiasakan diri menyampaikan sesuatu dengan bahasa yang baik, tidak mudah menyebarkan informasi yang belum jelas, serta menjaga sikap terhadap sesama.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H tersebut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan yang diwakili Kepala Subbagian Tata Usaha Ismiradi, Kasi Pendidikan Madrasah Zakirurahman, Kasi Bimas Islam H. Muhammad Irfan, perwakilan MIN 1 Barito Selatan, MAN Barito Selatan Plus Keterampilan, Kaur TU, tenaga pendidik dan kependidikan, serta seluruh siswa MTsN Barito Selatan.
Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi keluarga besar MTsN Barito Selatan untuk kembali mengingat pentingnya akhlak dalam pendidikan. Nilai yang disampaikan diharapkan tidak berhenti di Mushalla Al-Barokah, tetapi terlihat dalam keseharian siswa, baik di lingkungan madrasah maupun ketika berinteraksi di media sosial.