Buntok (Humas) Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Barito Selatan terus menguatkan pembelajaran keagamaan bagi anggota dan keluarga besar Kementerian Agama. Lewat bidang pendidikan, pembelajaran Tahsin kembali digelar, Rabu (15/7) di Mushola Al Barakah MTsN Barito Selatan bersama Ustadz Hamdani.
Kegiatan ini diarahkan untuk memperbaiki bacaan Al-Qur’an sekaligus menjaga konsistensi belajar agama di lingkungan internal Kemenag Barito Selatan. Fokusnya bukan sekadar pertemuan rutin, tetapi memperkuat kemampuan membaca Al-Qur’an secara benar dan berkelanjutan.
Ketua Bidang Pendidikan DWP Kemenag Barito Selatan, Ny. Hj. Tintin Kusumaningtyas Ahmad, mengatakan pembelajaran Tahsin terus didorong agar memberi dampak nyata bagi anggota. Menurutnya, ruang belajar seperti ini dibutuhkan agar peserta tidak hanya hadir, tetapi juga berkembang dari sisi pemahaman dan kualitas bacaan.
“Pembelajaran Tahsin ini kami hadirkan sebagai wadah belajar bersama agar anggota DWP dan keluarga besar Kemenag Barito Selatan bisa terus memperbaiki bacaan Al-Qur’annya. Yang dicari bukan hanya rutinitas, tetapi hasil belajar yang benar-benar terasa,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan yang digelar berkala itu juga menjadi langkah konkret bidang pendidikan dalam menghadirkan program yang dekat dengan kebutuhan anggota. Dengan pendampingan ustadz, peserta diharapkan lebih mudah memahami tajwid dan membenahi kesalahan bacaan yang selama ini masih ditemukan.
“Kalau pembinaan dilakukan terus-menerus, insyaallah kemampuan membaca Al-Qur’an akan semakin baik. Ini yang ingin kami jaga, semangat belajar yang konsisten dan ada peningkatan dari waktu ke waktu,” katanya.
Sementara itu, Ketua DWP Kemenag Barito Selatan, Ny. Asy Noorhasyanah Hairil Saleh, menilai pembelajaran Tahsin menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan organisasi yang religius dan produktif. Program seperti ini, kata dia, relevan karena menyentuh langsung kebutuhan anggota dalam kehidupan sehari-hari.
“Kegiatan Tahsin seperti ini penting karena memberi bekal dasar yang sangat dibutuhkan, terutama dalam membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. DWP ingin hadir lewat program yang bermanfaat dan dekat dengan kebutuhan anggotanya,” tuturnya.
Menurutnya, keberlanjutan program menjadi kunci agar manfaatnya tidak berhenti pada satu kali pertemuan. Karena itu, DWP Kemenag Barito Selatan terus membuka ruang pembelajaran yang mendorong anggota tetap aktif, saling belajar, dan menguatkan nilai-nilai keagamaan di lingkungan keluarga.
“Kalau kegiatan ini dijaga rutin, manfaatnya akan lebih luas. Bukan hanya untuk pribadi anggota, tetapi juga bisa terbawa ke rumah dan menjadi penguatan pendidikan agama di keluarga,” imbuhnya.
Pembelajaran Tahsin yang terus digelar ini diproyeksikan menjadi salah satu program berkelanjutan DWP Kemenag Barito Selatan. Selain memperbaiki kualitas bacaan Al-Qur’an, kegiatan ini juga menjadi jalur penguatan pendidikan agama yang langsung menyentuh anggota dan keluarga besar Kemenag.