Buntok (Humas) Pelaksana Tugas Harian Kepala MTsN Barito Selatan, Erni Yusnitha melakukan koordinasi dengan Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan terkait penyusunan Asta Protas, Analisis Jabatan (Anjab), Analisis Beban Kerja (ABK), serta Standar Operasional Prosedur (SOP) sebagai bagian dari persiapan Rakerda Final Kemenag Barito Selatan.
Persiapan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh dokumen perencanaan, tata kelola, dan pelaksanaan program kerja tersusun selaras dengan arah kebijakan Kementerian Agama serta kebutuhan satuan kerja.
Menurut Erni Yusnitha, penyusunan dokumen tidak hanya menjadi kebutuhan administrasi, tetapi juga menjadi instrumen untuk memperjelas arah kerja dan pembagian tugas di lingkungan madrasah.
"Asta Protas, Anjab, ABK, dan SOP harus tersusun secara sistematis agar pelaksanaan program berjalan terukur, efektif, dan memiliki dasar kerja yang jelas," ujarnya.
Ia mengatakan setiap dokumen yang disiapkan akan menjadi acuan dalam pelaksanaan program sekaligus bahan evaluasi kinerja satuan kerja ke depan.
"Melalui koordinasi ini kami ingin memastikan seluruh dokumen yang dipersyaratkan pada Rakerda Final dapat diselesaikan sesuai ketentuan dan benar-benar menggambarkan kondisi riil madrasah," katanya.
Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Islam Kemenag Barito Selatan, Zakirurahman menyampaikan bahwa penyusunan dokumen perencanaan dan tata kelola merupakan bagian penting dalam mendukung penguatan manajemen madrasah.
"Dokumen yang disusun bukan sekadar memenuhi kebutuhan administrasi, tetapi harus mampu menjadi panduan kerja yang dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari," ujarnya.
Menurutnya, sinkronisasi program dan dokumen pendukung menjadi salah satu faktor yang menentukan efektivitas pelaksanaan program pendidikan di lingkungan madrasah.
"Setiap satuan kerja perlu memastikan program yang direncanakan memiliki indikator yang jelas, pembagian tugas yang terukur, serta SOP yang mudah dipahami dan dilaksanakan," katanya.
Sebagai tindak lanjut, MTsN Barito Selatan akan melakukan penyempurnaan dokumen berdasarkan hasil koordinasi sebelum disampaikan pada forum Rakerda Final Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan.
Langkah tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat kesiapan administrasi, tetapi juga mendorong tata kelola madrasah yang lebih terarah, terukur, dan berdampak pada peningkatan kualitas layanan pendidikan.
Jelang Rakerda Final, MTsN Barsel Matangkan Dokumen Asta Protas hingga SOP Kerja
Akses lebih cepat
Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP
Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.
Redaksi
Informasi pengelola publikasi.
Rating pembaca
0 rating masuk.
0.0
0 rating masuk
Reaksi Cepat
Apa kesan Anda?
Komentar Pembaca
Tanggapan berita
Belum ada komentar yang tampil.
Berita lainnya
Publikasi terbaru yang bisa dibaca berikutnya.
Pidato di Assisi, Gagasan Diplomasi Agama Menag Raih Didukung Pemimpin Agama Dunia
30 Okt 2026
Hasil Kunjungan Menag dari Italia, Indonesia Jadi Model Moderasi Beragama
30 Okt 2026
Persiapan Dimatangkan, Kepanitiaan Dibentuk: Kemenag Barsel Siapkan Peringatan HGN dan HUT PGRI ke-81
30 Okt 2026
Jelang Purnatugas, Pengawas Katolik Yuberto Berpamitan: Terima Kasih atas Kebersamaan Selama Ini
30 Okt 2026
Berita terkait
Bacaan yang masih satu konteks.
Persiapan Dimatangkan, Kepanitiaan Dibentuk: Kemenag Barsel Siapkan Peringatan HGN dan HUT PGRI ke-81
Buntok (Humas) Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan mulai mematangkan persiapan peringatan Hari Guru Nasional (HGN) dan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-81 Tahun 2026. Melalui r...
Tingkatkan Kompetensi Guru, Kasi Pendis Hadiri Coaching Clinic Uji Kompetensi Kenaikan Jenjang
Buntok (Humas) – Kesiapan administrasi dan pemahaman teknis menjadi bekal penting bagi guru madrasah yang akan mengikuti uji kompetensi kenaikan jenjang jabatan fungsional. Untuk memastikan proses tersebut berjalan la...
Kasi Pendis Kemenag Barsel Dalami SPI 2026, Perkuat Integritas Madrasah
Buntok (Humas) – Penguatan integritas di lingkungan pendidikan tidak cukup hanya melalui aturan, tetapi harus dibangun lewat tata kelola yang transparan dan pembentukan karakter sejak dini. Hal ini menjadi perhatian K...
Publikasi
Kirim bahan berita kegiatan Anda
Pegawai dan unit kerja dapat mengirim bahan kegiatan untuk diproses Tim Humas.
Kirim berita
Jelang Rakerda Final, MTsN Barsel Matangkan Dokumen Asta Protas hingga SOP Kerja
Jelang Rakerda Final, MTsN Barsel Matangkan Dokumen Asta Protas hingga SOP Kerja
Buntok (Humas) Pelaksana Tugas Harian Kepala MTsN Barito Selatan, Erni Yusnitha melakukan koordinasi dengan Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan terkait penyusunan Asta Protas, Analisis Jabatan (Anjab), Analisis Beban Kerja (ABK), serta Standar Operasional Prosedur (SOP) sebagai bagian dari persiapan Rakerda Final Kemenag Barito Selatan.
Persiapan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh dokumen perencanaan, tata kelola, dan pelaksanaan program kerja tersusun selaras dengan arah kebijakan Kementerian Agama serta kebutuhan satuan kerja.
Menurut Erni Yusnitha, penyusunan dokumen tidak hanya menjadi kebutuhan administrasi, tetapi juga menjadi instrumen untuk memperjelas arah kerja dan pembagian tugas di lingkungan madrasah.
"Asta Protas, Anjab, ABK, dan SOP harus tersusun secara sistematis agar pelaksanaan program berjalan terukur, efektif, dan memiliki dasar kerja yang jelas," ujarnya.
Ia mengatakan setiap dokumen yang disiapkan akan menjadi acuan dalam pelaksanaan program sekaligus bahan evaluasi kinerja satuan kerja ke depan.
"Melalui koordinasi ini kami ingin memastikan seluruh dokumen yang dipersyaratkan pada Rakerda Final dapat diselesaikan sesuai ketentuan dan benar-benar menggambarkan kondisi riil madrasah," katanya.
Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Islam Kemenag Barito Selatan, Zakirurahman menyampaikan bahwa penyusunan dokumen perencanaan dan tata kelola merupakan bagian penting dalam mendukung penguatan manajemen madrasah.
"Dokumen yang disusun bukan sekadar memenuhi kebutuhan administrasi, tetapi harus mampu menjadi panduan kerja yang dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari," ujarnya.
Menurutnya, sinkronisasi program dan dokumen pendukung menjadi salah satu faktor yang menentukan efektivitas pelaksanaan program pendidikan di lingkungan madrasah.
"Setiap satuan kerja perlu memastikan program yang direncanakan memiliki indikator yang jelas, pembagian tugas yang terukur, serta SOP yang mudah dipahami dan dilaksanakan," katanya.
Sebagai tindak lanjut, MTsN Barito Selatan akan melakukan penyempurnaan dokumen berdasarkan hasil koordinasi sebelum disampaikan pada forum Rakerda Final Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan.
Langkah tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat kesiapan administrasi, tetapi juga mendorong tata kelola madrasah yang lebih terarah, terukur, dan berdampak pada peningkatan kualitas layanan pendidikan.
Akses lebih cepat
Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP
Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.
Redaksi
Reaksi Cepat
Apa kesan Anda setelah membaca?
Komentar Pembaca
Tanggapan untuk berita ini
Berita Terkait
Baca kabar lainnya
30 Okt 2026
Persiapan Dimatangkan, Kepanitiaan Dibentuk: Kemenag Barsel Siapkan Peringatan HGN dan HUT PGRI ke-81
Buntok (Humas) Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan mulai mematangkan persiapan peringatan Hari Guru Nasional (HGN) dan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-81 Tahun 2026. Melalui r...
29 Okt 2026
Tingkatkan Kompetensi Guru, Kasi Pendis Hadiri Coaching Clinic Uji Kompetensi Kenaikan Jenjang
Buntok (Humas) – Kesiapan administrasi dan pemahaman teknis menjadi bekal penting bagi guru madrasah yang akan mengikuti uji kompetensi kenaikan jenjang jabatan fungsional. Untuk memastikan proses tersebut berjalan la...
28 Okt 2026
Kasi Pendis Kemenag Barsel Dalami SPI 2026, Perkuat Integritas Madrasah
Buntok (Humas) – Penguatan integritas di lingkungan pendidikan tidak cukup hanya melalui aturan, tetapi harus dibangun lewat tata kelola yang transparan dan pembentukan karakter sejak dini. Hal ini menjadi perhatian K...