Buntok (Humas) – Semangat, kreativitas, dan berbagai potensi yang dimiliki anak muda harus dibarengi dengan karakter dan keteguhan iman. Tanpa itu, kemajuan teknologi justru dapat menjadi pintu masuk berbagai permasalahan yang mengancam masa depan generasi muda.
Pesan tersebut disampaikan Penyuluh Agama Kristen Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, Eko Wahyudi, saat memberikan penyuluhan di SMKN 1 Dusun Selatan bertema "Kekuatan di Masa Muda" dengan subtema "Tuhan Sebagai Sumber Kekuatan", Jumat (24/7/2026).
Kegiatan ini bertujuan mengajak peserta didik menyadari bahwa kemampuan manusia memiliki batas dan setiap orang membutuhkan Tuhan sebagai sumber kekuatan dalam menjalani kehidupan.
“Masa muda adalah masa penuh semangat, kreativitas, potensi, dan kesempatan. Namun, di saat yang sama juga menjadi masa yang penuh tantangan. Sebagai Generasi Z dan Generasi Alpha, dunia digital adalah salah satu tantangan terbesar yang harus dihadapi dengan bijaksana,” ujar Eko Wahyudi.
Menurutnya, perkembangan teknologi memberi banyak kemudahan, tetapi juga menghadirkan godaan yang dapat membahayakan karakter jika tidak digunakan secara bertanggung jawab.
“Banyak generasi muda terlena dengan kenyamanan teknologi, mulai dari mencari jawaban secara instan hingga terpapar konten pornografi. Jika tidak dikendalikan, hal itu bisa berdampak pada kerusakannya di masa depan, termasuk memicu pernikahan dini karena belum siap secara mental,” katanya.
Eko mengajak para siswa untuk tidak hanya mengandalkan kemampuan diri sendiri ketika menghadapi tekanan, kejenuhan, maupun berbagai persoalan hidup. Ia mengingatkan bahwa kekuatan sejati berasal dari Tuhan.
“Saat rasa lelah, jenuh, atau masalah datang, jangan berhenti mencari Tuhan dalam doa. Dialah sumber kekuatan yang memberi semangat, hikmat, dan pengharapan dalam menjalani kehidupan,” ujarnya.
Ia berharap para pelajar mampu memanfaatkan teknologi secara sehat, menjaga pergaulan, serta membangun kehidupan rohani yang kuat agar tetap menjadi generasi yang tangguh di tengah perkembangan zaman.
“Kemampuan kita terbatas, tetapi Tuhan tidak pernah terbatas. Oleh karena itu, tetaplah dekat dengan Tuhan agar setiap langkah yang diambil membawa kebaikan dan berkat,” tuturnya.
Melalui penyuluhan ini, para peserta diajak memahami bahwa masa muda bukan hanya waktu untuk mengembangkan potensi, tetapi juga masa membangun karakter dan iman sebagai bekal menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Penyuluh Agama Kristen Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan dalam membina generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang beriman, bijaksana dalam memanfaatkan teknologi, serta mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.