Buntok (Humas) – Data peserta didik yang akurat menjadi salah satu dasar penting dalam pengelolaan pendidikan madrasah. Untuk memperbaiki data siswa tidak aktif pada aplikasi EMIS 4.0, Operator EMIS RA, Muhtasa, melakukan konsultasi dan koordinasi dengan Operator Kabupaten EMIS 4.0 jenjang RA Kemenag Barito Selatan, Qamarudin Fakhri.
Konsultasi dilakukan di Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan. Dalam pertemuan tersebut, Muhtasa mendapat penjelasan mengenai langkah-langkah perbaikan data siswa yang masih tercatat tidak aktif pada sistem EMIS.
Qamarudin Fakhri mengatakan, pembaruan data perlu dilakukan secara teliti agar kondisi peserta didik yang tercatat dalam sistem sesuai dengan keadaan sebenarnya.
“Data siswa yang tidak aktif perlu diperiksa kembali berdasarkan dokumen dan kondisi terbaru di lembaga. Jika ditemukan ketidaksesuaian, perbaikan dilakukan melalui tahapan yang tersedia pada aplikasi EMIS,” ujarnya.
Ia menjelaskan, operator perlu memastikan setiap perubahan data dilakukan sesuai prosedur agar tidak menimbulkan persoalan pada proses pengelolaan data berikutnya.
“Operator dapat melakukan konsultasi apabila mengalami kendala. Kami membantu menjelaskan langkah perbaikan agar data dapat diperbarui dengan benar dan sesuai ketentuan,” katanya.
Kasi Pendidikan Islam Kemenag Barito Selatan, Zakirurahman, mengatakan ketepatan data menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan dan pengelolaan pendidikan madrasah.
“Data yang diperbarui harus sesuai dengan kondisi riil di lembaga. Karena itu, operator perlu melakukan pengecekan secara berkala agar data peserta didik tetap valid dan dapat digunakan sesuai kebutuhan,” tuturnya.
Operator EMIS RA, Muhtasa, mengatakan konsultasi tersebut membantu memahami tahapan yang perlu dilakukan untuk memperbaiki data siswa tidak aktif pada aplikasi EMIS 4.0.
“Melalui konsultasi ini, kami mendapat penjelasan mengenai langkah perbaikan data dan bagian yang perlu diperiksa kembali. Hasilnya akan segera kami tindak lanjuti sesuai arahan,” katanya.
Hasil konsultasi tersebut menjadi dasar bagi operator untuk melakukan pengecekan dan pembaruan data siswa pada aplikasi EMIS 4.0. Data yang telah diperbaiki selanjutnya akan diperiksa kembali agar sesuai dengan kondisi peserta didik di RA.
Perbaikan data secara berkala diharapkan dapat menjaga ketepatan informasi pendidikan madrasah serta membantu penyediaan data yang lebih tertib dan dapat digunakan dalam pelaksanaan berbagai layanan pendidikan.