Buntok (Humas) — Pembinaan dan pelayanan umat Hindu di Balai Basarah Isa Pakat Buntok, Kamis (21/05/2026), diisi ajakan menjaga kehidupan beragama yang damai melalui sikap ahimsa atau tidak menyakiti sesama. Kegiatan tersebut menghadirkan Ketua MK-AHK Buntok Kota Miadi, Penyuluh Agama Hindu Kemenag Barsel Miyah, umat Hindu serta anak-anak remaja Hindu Buntok dan sekitarnya.
Dalam dharmawacana yang dibawakan Penyuluh Agama Hindu Nurhati, bahan renungan diangkat dari kitab suci Bhagavadgita Bab XVI Sloka 2 tentang pentingnya membangun sikap penuh kasih, sabar dan menghindari kekerasan dalam kehidupan sehari-hari.
Nurhati menyampaikan bahwa ahimsa bukan hanya menghindari tindakan menyakiti secara fisik, tetapi juga menjaga ucapan dan sikap agar tidak merugikan orang lain. Menurutnya, nilai itu sangat dekat dengan moderasi beragama yang saat ini terus digaungkan di tengah masyarakat majemuk.
“Moderasi umat beragama bukan sekedar slogan. Ahimsa harus dimulai dari cara berbicara, cara memahami dan cara menghargai orang lain meski berbeda,” ujar Nurhati di hadapan umat.
Ia juga mengingatkan generasi muda Hindu agar tidak mudah terbawa emosi dan kebencian yang berkembang di lingkungan maupun media sosial. Menurutnya, pengendalian diri menjadi bagian penting dalam ajaran Hindu untuk menjaga kerukunan.
“Kalau hati dipenuhi kemarahan dan kebencian, maka kedamaian sulit hadir. Karena itu umat Hindu harus membiasakan pikiran yang baik dan ucapan yang baik,” katanya.
Sementara itu Ketua MK-AHK Buntok Kota Miadi mengajak umat Hindu tetap aktif mengikuti pelatihan keagamaan agar pemahaman terhadap ajaran Hindu semakin kuat, terutama bagi kalangan remaja.
Menurut Miadi, pelatihan rutin menjadi ruang belajar bersama agar umat tidak hanya memahami tata ibadah, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sosial di lingkungan masyarakat.
“Anak-anak remaja Hindu harus terus dibina agar tidak kehilangan arah. Agama harus menjadi pegangan dalam pergaulan dan kehidupan sehari-hari,” ucap Miadi.
Ia juga berharap kebersamaan umat Hindu di Buntok Kota tetap terjaga melalui kegiatan ibadah dan pembinaan yang dilaksanakan secara berkelanjutan di Balai Basarah Isa Pakat Buntok.
Kegiatan berlangsung khidmat dan diikuti umat dengan antusias. Selain ibadah bersama, pelatihan ini juga menjadi ruang mempererat hubungan antarumat Hindu di wilayah Buntok dan sekitarnya.