Lewati ke konten utama
Logo kantor

Kemenag Barito Selatan

Portal layanan digital terpadu

Baca artikel

Tutorial Pendaftaran OMI 2026 Secara Nasional: Mulai dari Daftar Lembaga hingga Peserta

Pendidikan Madrasah 31 Agt 2026 4 menit baca 19,175
Tutorial Pendaftaran OMI 2026 Secara Nasional: Mulai dari Daftar Lembaga hingga Peserta
Foto utama: Tutorial Pendaftaran OMI 2026 Secara Nasional: Mulai dari Daftar Lembaga hingga Peserta
Dengar Berita Siap diputar

Pendaftaran Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 telah memasuki tahap pelaksanaan. Agar proses pendaftaran berjalan lancar, operator madrasah perlu memastikan data lembaga dan peserta telah disiapkan sesuai ketentuan.

Berikut panduan singkat pendaftaran OMI 2026 yang dapat digunakan oleh operator madrasah di seluruh Indonesia.

1. Akses Portal OMI 2026

Buka portal resmi OMI 2026 melalui:

Form Registrasi OMI 2026
Form Registrasi OMI 2026


https://omi.kemenag.go.id/admin/register

Pastikan menggunakan koneksi internet yang stabil dan perangkat yang mendukung proses pendaftaran.

2. Cek Data Lembaga

Pada tahap awal, operator perlu memastikan apakah lembaga/madrasah sudah terdaftar dalam sistem OMI.

Jika lembaga sudah tersedia, operator dapat melanjutkan proses pendaftaran sesuai menu yang tersedia.

Daftar Lembaga OMI
Daftar Lembaga OMI


Bagaimana jika lembaga belum terdaftar?

Jika nama lembaga belum ditemukan atau belum terdaftar, operator perlu menggunakan menu Daftar/Buat Lembaga terlebih dahulu.

Lengkapi data lembaga sesuai data resmi satuan pendidikan. Pastikan penulisan nama madrasah, identitas lembaga, dan data pendukung lainnya sudah benar sebelum disimpan.

Jangan langsung mendaftarkan peserta jika data lembaga belum tersedia dalam sistem.

3. Buat atau Gunakan Akun Operator

Setelah data lembaga berhasil terdaftar, operator dapat melanjutkan proses pembuatan atau penggunaan akun yang digunakan untuk mengelola pendaftaran OMI.

Simpan informasi akun dengan baik karena akun tersebut digunakan untuk melanjutkan proses pendaftaran dan memantau data peserta.

4. Masuk ke Menu Peserta

Setelah berhasil login, pilih menu Peserta, kemudian pilih Daftarkan Peserta.

Pada tahap ini operator mulai memasukkan data siswa yang akan mengikuti OMI 2026.

5. Siapkan dan Isi Data Peserta

Sebelum mengisi formulir, operator sebaiknya menyiapkan data peserta terlebih dahulu.

Pastikan data siswa sesuai dengan dokumen resmi dan tidak terdapat kesalahan penulisan.

Data yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Nama lengkap peserta;
  • NIK;
  • NISN;
  • Tempat dan tanggal lahir;
  • Jenis kelamin;
  • Jenjang pendidikan;
  • Kelas;
  • Bidang studi yang diikuti; dan
  • Data lain yang diminta oleh sistem.

Untuk seleksi tingkat kabupaten/kota, setiap satuan pendidikan dapat mengikutsertakan tiga siswa terbaik untuk masing-masing bidang studi, sesuai ketentuan Juknis OMI 2026.

6. Unggah Dokumen Peserta

Setelah data peserta diisi, unggah dokumen yang dipersyaratkan dalam sistem.

Pastikan file yang diunggah sesuai dengan format dan ketentuan yang ditampilkan pada portal. Gunakan dokumen yang jelas dan mudah terbaca.

7. Periksa Kembali Data

Sebelum mengirim pendaftaran, lakukan pengecekan ulang.

Pastikan:

Data lembaga benar → data peserta benar → bidang yang dipilih benar → dokumen sudah sesuai.

Kesalahan data dapat menghambat proses verifikasi peserta.

8. Kirim Pendaftaran

Jika seluruh data sudah benar, lanjutkan dengan mengirim pendaftaran.

Setelah berhasil dikirim, operator dapat memantau status peserta melalui akun lembaga/operator.

9. Perhatikan Proses Verifikasi

Pendaftaran peserta tidak berhenti setelah data dikirim. Operator perlu memantau status pendaftaran dan memastikan peserta telah melalui proses verifikasi sesuai mekanisme OMI 2026.

Karena itu, akun operator sebaiknya tetap aktif dipantau selama tahapan pendaftaran berlangsung.

10. Khusus OMI Riset

Bagi madrasah yang mengikuti bidang riset, terdapat tahapan tambahan berupa pengunggahan proposal riset.

Proposal harus disiapkan dan diunggah melalui sistem sesuai ketentuan dan jadwal yang tercantum dalam Juknis OMI 2026.

Alur Singkat:

Portal OMI → Cek Lembaga → Daftar/Buat Lembaga jika belum terdaftar → Buat/Login Akun Operator → Menu Peserta → Daftarkan Peserta → Lengkapi Data → Unggah Dokumen → Periksa → Kirim → Pantau Verifikasi.

Catatan Penting

Operator madrasah disarankan tidak menunggu batas akhir pendaftaran. Pastikan data lembaga sudah tersedia, akun operator dapat digunakan, serta data dan dokumen peserta telah dipersiapkan sejak awal.

Untuk pendaftaran bidang sains tingkat kabupaten/kota, jadwal pendaftaran berlangsung 27 Agustus–2 September 2026. Sementara pengunggahan proposal bidang riset berlangsung 22 Agustus–2 September 2026.

Dengan mengikuti tahapan secara berurutan, proses pendaftaran OMI 2026 diharapkan dapat berjalan lebih tertib dan meminimalkan kendala teknis maupun administrasi.

Icon Portal Kemenag

Akses lebih cepat

Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP

Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.

Berita lainnya

Redaksi

Informasi pengelola publikasi.

Abdul Wahid, S.Pd.I

Editor

Abdul Wahid, S.Pd.I

Penata Layanan Operasional

Y

Narahubung

Yusuf Ramadhani Habibie

Seksi Pendidikan Islam

Bagikan

Sebarkan artikel ini ke kanal pilihan.

Rating pembaca

3 rating masuk.

4.3

3 rating masuk

Reaksi Cepat

Apa kesan Anda?

Sekali klik

Komentar Pembaca

Tanggapan artikel

3
W

Wahyuni

11 jam yang lalu

Izin bertanya terkait pengiriman proposal riset, saya sudah membuka portal pendaftaran, ke menu tambahkan peserta tetapi di opsi mata pelajaran tidak ada list lomba riset, lalu bagaimana cara mengirim proposalnya. Terima kasih

Balasan Redaksi

Ijin Pak, untuk registrasi bukan di portal ini Pak, langsung ke website https://omi.kemenag.go.id
S

salme

14 jam yang lalu

keereeen

D

daffa annaufal

1 hari yang lalu

🙌👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍

Tinggalkan Tanggapan

Komentar dan rating

Rating

Ringkasan

Info cepat artikel.

Tanggal
31 Agt 2026
Kategori
Pendidikan Madrasah
Durasi
4 menit
Unduh PDF

Publikasi

Kirim bahan berita kegiatan Anda

Pegawai dan unit kerja dapat mengirim bahan kegiatan untuk diproses Tim Humas.

Kirim berita


Terima kasih, bahan berita diterima.