Buntok (Humas) — Menjaga nama baik Kementerian Agama tidak cukup hanya dengan slogan. Kepala Seksi Pendidikan Islam Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, Zakirurahman, mengingatkan bahwa marwah institusi bergantung pada integritas setiap pegawai.
Pesan itu disampaikan Zakirurahman saat memberikan amanat pada apel pagi yang berlangsung di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, Kamis (25/6/2026). Kegiatan diikuti pejabat struktural, pejabat fungsional, staf, dan PPPNPN.
Menurutnya, integritas bukan sekadar aturan yang tertulis, tetapi harus tercermin dalam sikap dan tindakan sehari-hari saat menjalankan tugas sebagai aparatur negara.
"Marwah Kementerian Agama akan tetap terjaga apabila pegawainya memiliki integritas. Karena itu, setiap ASN harus menjaga sikap, perilaku, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas," ujar Zakirurahman.
Ia mengingatkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap Kementerian Agama dibangun melalui pelayanan yang diberikan oleh seluruh pegawai. Karena itu, menjaga integritas menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari tugas kedinasan.
"Apa yang kita lakukan sebagai pegawai akan menjadi cerminan institusi. Jika integritas terjaga, maka kepercayaan masyarakat juga akan tetap terpelihara," katanya.
Lebih lanjut, Zakirurahman menyampaikan bahwa Kementerian Agama memiliki karakter yang sedikit berbeda dibandingkan instansi lain karena berhubungan langsung dengan pelayanan keagamaan dan kehidupan masyarakat.
Menurutnya, disiplin kerja seharusnya lahir dari kesadaran menjalankan amanah, bukan semata-mata karena pengawasan atau tuntutan aturan.
"Kementerian Agama adalah instansi pelayanan. Karena itu, pikiran dan perbuatan harus selaras. Disiplin yang baik bukan karena paksaan, tetapi karena ketulusan dalam menjalankan amanah," ujarnya.
Ia berharap seluruh pegawai dapat terus menjaga profesionalitas, kedisiplinan, dan etika kerja sehingga pelayanan kepada masyarakat berjalan baik serta citra Kementerian Agama tetap terjaga.
Apel pagi tersebut dipimpin oleh Yusuf Ramadhani Habibie sebagai komandan apel, dengan Sunday Agustin bertugas sebagai pembawa acara dan Arifin memimpin doa. Kegiatan berlangsung tertib dan diikuti seluruh peserta hingga selesai.