Lewati ke konten utama
Logo kantor

Kemenag Barito Selatan

Portal layanan digital terpadu

Dialog Bersama Dirjen, Penyuluh Hindu Kemenag Barsel Dorong Penguatan Struktur Bimas di Daerah
Kembali ke Berita
Barsel Hari Ini 03 Jun 2026 2 menit baca 16 dibaca

Dialog Bersama Dirjen, Penyuluh Hindu Kemenag Barsel Dorong Penguatan Struktur Bimas di Daerah

Dialog Bersama Dirjen, Penyuluh Hindu Kemenag Barsel Dorong Penguatan Struktur Bimas di Daerah
Foto utama: Dialog Bersama Dirjen, Penyuluh Hindu Kemenag Barsel Dorong Penguatan Struktur Bimas di Daerah
Dengar Berita Siap diputar

Buntok (Humas) Penyuluh Agama Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, Miyah, menilai penguatan struktur Bimbingan Masyarakat (Bimas) Hindu di daerah menjadi kebutuhan mendesak untuk memastikan layanan keagamaan berjalan lebih efektif dan menjangkau umat secara optimal.

Hal itu disampaikannya usai mengikuti Zoom Meeting bersama Direktorat Jenderal Bimas Hindu Kementerian Agama RI melalui program Dirjen Menyapa dan Mendengar, Rabu (3/6/2026).

Pertemuan tersebut membahas pembentukan struktur Bimas Hindu di provinsi maupun kabupaten yang belum memiliki Kepala Seksi atau Penyelenggara Bimas Hindu, sekaligus menjadi forum koordinasi berbagai persoalan yang dihadapi daerah.

Menurut Miyah, keberadaan struktur organisasi yang jelas bukan sekadar urusan administratif, melainkan berkaitan langsung dengan kualitas pembinaan dan pelayanan kepada umat Hindu di daerah.

"Daerah yang belum memiliki Kasi atau Penyelenggara Bimas Hindu tentu menghadapi keterbatasan dalam koordinasi program dan pelayanan. Karena itu, pembentukan struktur ini menjadi kebutuhan yang sangat penting," ujar Miyah.

Ia mengatakan program Dirjen Menyapa dan Mendengar memberi kesempatan kepada daerah untuk menyampaikan kondisi riil yang selama ini dihadapi, mulai dari kebutuhan kelembagaan hingga tantangan pelaksanaan program pembinaan umat.

"Forum ini menjadi ruang komunikasi yang sangat baik karena daerah bisa menyampaikan berbagai kendala secara langsung. Dengan begitu, permasalahan yang ada dapat dipetakan dan dicari solusi bersama," katanya.

Miyah menilai pendekatan dialog yang dilakukan Direktorat Jenderal Bimas Hindu menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendengar aspirasi daerah sebelum mengambil kebijakan yang berdampak pada pelayanan keagamaan.

"Kami melihat ada upaya untuk membangun komunikasi dua arah. Daerah tidak hanya menerima kebijakan, tetapi juga diberikan ruang untuk menyampaikan kebutuhan dan masukan yang menjadi bahan pertimbangan pemerintah pusat," tuturnya.

Lebih lanjut, ia berharap penguatan kelembagaan Bimas Hindu dapat berjalan seiring dengan peningkatan kualitas layanan dan pembinaan umat, khususnya di wilayah yang selama ini masih memiliki keterbatasan struktur organisasi.

"Harapannya, hasil pertemuan ini tidak berhenti pada diskusi, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui langkah konkret sehingga pelayanan keagamaan Hindu di daerah semakin kuat dan semakin dekat dengan kebutuhan umat," demikian pungkas Miyah.

Icon Kemenag Barsel

Akses lebih cepat

Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP

Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.

Berita lainnya

Reaksi Cepat

Apa kesan Anda setelah membaca?

Sekali klik, langsung tercatat

Komentar Pembaca

Tanggapan untuk berita ini

0 tampil
Belum ada komentar yang tampil. Jadilah pembaca pertama yang memberi tanggapan.

Tinggalkan Tanggapan

Komentar dan rating

Bagikan tanggapan Anda dengan bahasa yang santun dan relevan dengan isi berita.

Rating

Berita Terkait

Baca kabar lainnya